Peneliti Sarankan untuk Konsumsi Serangga, Ternyata Ini Alasannya!

Para peneliti mengatakan, serangga seperti tawon dan belalang yang kaya akan protein.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Rabu, 12 Juni 2019 | 12:00 WIB
Peneliti Sarankan untuk Konsumsi Serangga, Ternyata Ini Alasannya!

Peneliti Sarankan untuk Konsumsi Serangga, Ternyata Ini Alasannya!

himedik.com - Beberapa orang suka mengonsumsi serangga, seperti belalang goreng. Namun, tak sedikit pula yang menghindarinya. 

Ada lebih dari 2.000 spesies serangga yang dapat dimakan.  Serangga tersebut dinilai bisa menjadi makanan alternatif karena tingginya kadar protein dan nutrisi lainnya. Bahkan, menurut itv.com , belalang kering bisa disimpan selama satu tahun.

Para peneliti mengatakan, serangga seperti tawon dan belalang yang kaya akan protein, beberapa mineral dan lebih rendah kolesterol daripada daging sapi atau babi.

Dalam penelitian yang dilakukan di Universitas Otonomi Nasional Meksiko ini menunjukkan belalang mengandung 20 gram protein dan hanya 6 gram lemak per 100 gram.

Serangga lainnya, semut api terutama, mengandung 13,9 gram protein dan 3,5 gram lemak. Lalu, jangkrik adalah sumber zat besi, seng dan kalsium.

Belalang goreng. (Shutterstock)
Belalang goreng. (Shutterstock)

 

David George Gordon, seorang naturalis dan penulis yang tinggal di Seattle, mengatakan, "Serangga adalah hewan paling berharga, kurang dimanfaatkan, dan lezat di dunia."

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada 2013 mengatakan praktik konsumsi serangga ini disebut dengan entomophagy.

Itulah mengapa peneliti yang terlibat dalam pembuatan laporan FAO tentang entomophagy menyarankan orang-orang, terutama orang Barat, untuk mengonsumsi serangga.

Mereka mengatakan, entomophagy kemungkinan adalah cara terbaik untuk memerangi obesitas dan penyakit terkaitnya, dilansir dari Medical News Today.

Baca Juga: Selain Hubungan Seks, 5 Hal Ini Juga Tingkatkan Risiko Kanker Serviks

Manfaat entomophagy tidak berhenti pada penurunan berat badan. PBB mengatakan makan serangga dapat membantu memerangi malnutrisi , yang tersebar luas di negara-negara berkembang.

Selain sebagai sumber lemak dan protein sehat yang sangat baik, serangga ada di mana-mana, yang berarti mereka adalah sumber makanan yang sangat mudah diakses dan murah.

Sebuah fakta yang benar-benar dapat memberi manfaat bagi negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di mana kekurangan gizi biasa terjadi.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB