Sering Alami Sakit Bahu, Waspada Tanda Awal Kanker Paru-paru Seperti Sutopo

Selain batuk berkelanjutan, sakit bahu yang terlalu sering juga tanda awal kanker paru-paru yang merenggut nyawa Sutopo Purwo Nugroho.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Senin, 08 Juli 2019 | 14:00 WIB
Sering Alami Sakit Bahu, Waspada Tanda Awal Kanker Paru-paru Seperti Sutopo

Sering Alami Sakit Bahu, Waspada Tanda Awal Kanker Paru-paru Seperti Sutopo

himedik.com - Selama ini orang hanya memahami gejala kanker paru-paru seperti batuk berkelanjutan, sesak napas hingga batuk berdarah. Padahal nyeri maupun sakit bahu juga bisa jadi tanda awal kanker paru-paru seperti Sutopo Purwo Nugroho.

Jika biasanya orang sakit bahu karena membawa tas berat. Tetapi, sakit atau nyeri bahu yang berkelanjutan perlu Anda waspadai mungkin saja tanda kanker paru-paru.

Gejala yang dirasakan setiap penderita kanker paru-paru berbeda-beda, tertapi nyeri bahu terkait kanker paru-paru bisa disebabkan oleh sejumlah mekanisme berbeda.

Nyeri bahu bisa terjadi karena tumor pada paru-paru menekan saraf yang berada di dekat paru-paru, seperti bahu, lengan, kepala dan tulang belakang.

Selain itu, nyeri bahu bisa juga menjadi pertanda kanker paru-paru sudah menyebar ke tulang-tulang dalam di dekat bahu.

Ilustrasi foto rontgen kanker paru-paru. (Shutterstock)
Ilustrasi foto rontgen kanker paru-paru. (Shutterstock)

 

Karena, sekitar 30-40 persen penderita kanker paru-paru biasanya mengalami penyebaran kanker ke tulang-tulang dalam seiring berjalannya waktu.

Lebih lanjut, nyeri bahu juga bisa tanda kanker mesothelioma, yakni jenis kanker paru-paru yang biasanya disebabkan oleh paparan asbes dalam jangka panjang.

Pada studi 2015 menemukan 14 persen orang yang menderita jenis kanker paru-paru ini juga mengalami sakit bahu.

Adapun rasa sakit bahu terkait kanker paru-paru, termasuk mati rasa dan kesemutan di lengan yang menjalar ke tangan.

Baca Juga: Jangan Salah, Makan Buah Ternyata Ada Aturannya Lho!

Sebuah studi tentang nyeri bahu pada penderita mesothelioma pernah menemukan bahwa sebagian besar orang mengira itu hanya nyeri bahu ringan. Namun, ada pula penderita yang mengalami nyeri bahu hebat.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB