Info

Jangan Salah, Makan Buah Ternyata Ada Aturannya Lho!

Bisakah mengonsumsi buah secara acak setiap hari?

Vika Widiastuti

Ilustrasi makan buah. (Pixabay/JillWellington)
Ilustrasi makan buah. (Pixabay/JillWellington)

Himedik.com - Buah memang memberikan manfaat yang tak sedikit bagi kesehatan tubuh dan tampaknya menjadi solusi berbagai masalah kesehatan, seperti masalah kulit hingga sembelit

Terlepas dari nutrisi yang terkandung di dalamnya, buah juga rendah kalori sehingga baik untuk mengurangi risiko penyakit kronis. Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang teratur mengonsumsi buah memiliki kinerja kognitif yang lebih baik.

Hal ini menunjukkan buah juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan otak dalam menyimpan informasi dan meningkatkan fokus.

Lalu, apakah Anda sering mengonsumsi sepiring mangga setelah makan malam atau menjadikan apel sebagai camilan tengah malam? Bisakah mengonsumsi buah secara acak setiap hari?

Sebagian dari kita mungkin percaya bahwa mengonsumsi makanan sehat bisa kapan saja. Namun, para ahli mengatakan, hal itu tidak benar.

Ilustrasi makan buah. (Shutterstock)
Ilustrasi makan buah. (Shutterstock)

 

Dilansir dari timesofindia, makan buah untuk kesehatan tidak semudah kelihatannya, bahkan ada kemungkinan Anda makan buah yang benar, tetapi waktunya salah? Lalu kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi buah?

Memiliki banyak vitamin dan mineral, cara terbaik mengonsumsi buah adalah ketika perut kosong dan ditemani segelas air putih. Idelanya, buah dikonsumsi di pagi hari.

Hal ini karena di pagi hari, metabolisme tubuh tinggi dan sistem pencernaan akan memecah gula pada buah dengan cepat sehingga membantu kita mendapatkan semua nutrisi penting.

Buah juga kayak anak antioksidan yang membantu tubuh melawan infeksi, mengatasi kerusakan sel, radikal bebas, dan peradangan. Selain itu, buah juga dianggap sebagai pembangkit energi.

Jika Anda memiliki latihan di gym atau kelas yoga sebaiknya makan buah-buahan seperti mangga dan pisang sebelum dan sesudah latihan karena akan memberikan energi yang diperlukan oleh tubuh.

Ilustrasi buah-buahan potong. (Shutterstock)
Ilustrasi buah-buahan potong. (Shutterstock)

 

Lalu kapan harus menghindari makan buah. Jawabannya adalah jangan makan buah-buahan di malam hari atau sebelum tidur karena bisa meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan ketidaknyamanan saat tidur.

Para ahli juga menyarankan untuk memberikan jarak 30 menit sebelum dan sesudah makan untuk mengonsumsi buah. Sebab, jika dimakan sebelum atau sesudah makan bisa menyebabkan gangguan pencernaan akibat kandungan seratnya yang tinggi sehingga membutuhkan waktu untuk dicerna.

Sementara itu, untuk pasien diabetes, mengonsumsi buah bersama dengan makanan lain bisa sedikit berisiko. Hal ini karena kecepatan kandungan gula dari buah untuk mencapai usus kecil akan berkurang hingga menyebabkan peningkatan kadar gula darah.

Jadi, bagi pasien diabetes penting untuk menjaga jarak sekitar 2 jam antara makan buah dengan makanan lainnya.

Selain itu, ternyata tak semua buah baik dikonsumsi di pagi hari. Jeruk dan anggur harus dihindari di pagi hari atau segera makan setelah mengonsumsi keduanya karena dua buah tersebut bisa meningkatkan pembentukan asam di perut yang bisa menyebabkan kembung dan gangguan perncernaan.

Berita Terkait

Berita Terkini