Komplikasi Akibat Penyakit Lupus, Apa Saja?

Pengobatan penyakit autoimun ini bisa memengaruhi suasana hati pasien.

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah
Minggu, 14 Juli 2019 | 22:00 WIB
Komplikasi Akibat Penyakit Lupus, Apa Saja?

Komplikasi Akibat Penyakit Lupus, Apa Saja?

himedik.com - Penyakit systemic lupus erythematous (SLE) atau lupus bisa menyebabkan beberapa komplikasi. Hal tersebut karena penggunaan obat-obatan berbahan kimia.

"Komplikasinya nomor satu, moon face, bengkak, wajahnya bulat. Kemudian komplikasi yang lain seperti hipertensi, kolesterol tinggi," jelas dr. Sumadiono, SpA(K) dari Departemen Kesehatan Anak di RSUP Dr. Sardjito.

Selain itu, pengobatan penyakit autoimun ini juga memengaruhi suasana hati pasien.

"Gangguan mood. Terus leukositnya tinggi. Mungkin kalau jangka lama, osteoporosis," sambung dr. Sumadiono.

Oleh karena itu, ahli yang menangani pasien lupus harus dapat mengantisipasi risiko komplikasi ini pada pasien.

Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah, hipertensi jas putih. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan tekanan darah (Shutterstock)

"Beberapa bulan (pasien sudah dapat terkena komplikasi), tidak sampai tahunan. Beberapa bulan sudah harus kita antisipasi," lanjutnya.

Berdasarkan pengalaman dr. Sumadiono dalam menangani odipus, kompolikasi yang paling parah adalah gagal ginjal.

"Yang paling parah kalau gagal ginjal bisa gagal ginjal yang berat, harus dianalisis, mungkin harus transplantasi ginjal. Dan yang paling parah lagi kalau sepsis infeksi bisa meninggal dunia," jelasnya, saat mengisi Seminar dan Talkshow 'Hidup Sehat Bersama Lupus' pada Sabtu (13/7/2019) di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta.

Sepsis merupakan kondisi medis serius ketika terjadi peradangan di seluruh tubuh akibat infeksi.

Tidak hanya sepsis, komplikasi pada odipus yang bisa sebabkan meninggal dunia adalah kelainan jantung.

Baca Juga: Selain untuk Kecantikan, Ini Berbagai Manfaat Daun Sirih bagi Kesehatan!

"Kelainan jantung kena juga bisa meninggal karena gagal jantung, itu yang parah," terangnya.

Meski begitu, odipus tetap memiliki harapan hidup seperti orang-orang yang lain.

"(Harapan hidupnya) bagus. Jangan sampai terjadi komplikasi-komplikasi," tandasnya.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB