Info

Ternyata Salah Moms, Jangan Lakukan 3 Hal Ini Saat Bayi Demam!

Apakah Anda akan langsung memberinya obat penurun panas atau menyelimutinya dengan kain tebal? eiiittss tunggu dulu!

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni

Ilustrasi demam - (Pixabay/guvo59)
Ilustrasi demam - (Pixabay/guvo59)

Himedik.com - Setiap orang tua pasti akan khawatir mengatahui bayinya mengalami demam. Karena takut akan hal yang berbahaya, mereka pun akan segera membawa anaknya ke rumah sakit.

Kebanyakan langsung memberinya obat penurun panas, menyelimuti dengan kain tebal hingga memandikan air dingin. Padahal 3 hal tersebut tidak seharusnya dilakukan ketika bayi demam.

Melansir dari Asia One, adapun beberapa tindakan yang seharusnya tidak dilakukan saat menghadapi bayi demam. Ada pula langkah yang seharusnya dilakukan terlebih dahulu.

1. Jangan langsung memberi anak obat penurun panas

Sebagian besar orang tua yang panik melihat bayinya demam pasti langsung memberinya obat penurun panas. Padahal tindakan ini seharusnya dilakukan terlalu cepat. Apalagi jika suhu tubuh masih dalam kategori demam ringan 37,6 - 37,9 derajat celcius.

Ilustrasi bayi menangis [shutterstock]
Ilustrasi bayi menangis [shutterstock]

 

Karena, demam ringan ini adalah cara tubuh melawan infeksi. Lalu memberinya obat terlalu cepat hanya akan memperlambat pemulihannya.

Lebih baik Anda memandikan bayi dengan air di bawah suhu 38 derajat celcius atau suhu kamar. Jika bayi masih demam dan terlalu kesakitan, segera bawa ke rumah sakit.

2. Jangan menyelimuti bayi dengan kain tebal

Biasanya orang dewasa akan melapisi tubuh dengan selimut tebal agar demam turun. Tetapi, cara menurunkan panas seperti ini tidak berlaku untuk bayi.

Faktanya, cara ini bisa membuat demamnya semakin buruk. Anda justru disarankan melepas piyama dan sweater lengan panjang dengan pakaian yang lebih ringan.

Pastikan Anda terus memberinya ASI atau cairan apapun agar menjaga tubuh tetap terhidrasi. Karena tubuh dehidrasi lebih sulit menurunkan demam.

Ilustrasi bayi menangis, rewel. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi menangis, rewel. (Shutterstock)

 

3. Jangan mandikan bayi dengan air dingin atau normalnya orang dewasa

Memandikan bayi dengan air suhu lebih rendah dari kamar bisa menyebabkan pembuluh darah kulitnya menutup dan mengarahkan panas ke bagian intinya.

Meskipun Si Kecil merasakan dingin di luar, tapi tetap saja dalam tubuhnya terasa panas. Lebih baik Anda memandikannya dengan air hangat. Pastikan untuk mengeringkan bagian selangkangan dan ketiak.

Anda juga perlu memantau suhu tubuhnya setiap 3-4 jam sekali. Jika gejala lebih buruk disertai mengantuk, kelelahan, muntah, diare dan ruam segera menghubungi dokter.

Berita Terkait

Berita Terkini