Info

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Sehat?

Kafein yang terkandung dalam teh dan kopi sama-sama memiliki efek positif dan negatif.

Vika Widiastuti

Kopi dan makanan. (pixabay)
Kopi dan makanan. (pixabay)

Himedik.com - Anda lebih suka teh atau kopi? Ya dua minuman ini memang populer dan banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Namun, mana yang lebih sehat di antara keduanya?

Kafein yang terkandung dalam teh dan kopi sama-sama memiliki efek positif dan negatif terhadap kesehatan. Namun, kandungan kafein juga tergantung pada metode persiapan, waktu pembuatan, dan jumlah penyajian.

400 mg kafein per hari dianggap baik untuk kesehatan. Jika membandingkan kandungan kafein di antara keduanya, teh mengandung jumlah kafein yang lebih kecil daripada kopi.

Satu cangkir kecil teh hitam mengandung 14-70 mg kafein, sementara kopi mengandung 95-200 mg kafein. Selain dari segi kafein berikut pertimbangan manfaat kopi dan teh bagi kesehatan yang dilansir dari timesofindia.

1.Antioksidan

Teh dan kopi sarat dengan antioksidan yang bermanfaat melindungi tubuh akibat radikal bebas dan risiko penyakit kronis tertentu.

Kedua minuman tersebut mengandung polifenol, yang memberi rasa unik dan memiliki khasiat bagi kesehatan. Teh hitam penuh dengan theaflavin, thearubigins, dan catechin. Sedangkan kopi kaya akan flavonoid dan asam klorogenat (CGA).

Ilustrasi kopi luwak. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi kopi luwak. (Sumber: Shutterstock)

 

2. Tingkat energi

Teh mengandung lebih sedikit kafein dan lebih kaya akan L-theanine, yang merupakan antioksidan untuk merangsang otak. Menurut studi, mengonsumsi L-theanine bersama dengan kafein bisa membantu kewaspadaan, fokus, dan perhatian.

3. Menurunkan berat badan

Berdasarkan beberapa penelitian, asupan kafein bisa membantu Anda membakar kalori sebanyak 3-13 persen. Hal ini berkaitan dengan sifat pembakaran lemak dengan menghambat produksi sel-sel lemak. Beberapa penelitian telah menghubungkan efek ini dengan kandungan asam kloregenatnya.

4. Kesehatan gigi

Kedua minuman ini memengaruhi gigi, bahkan meninggalkan noda pada gigi. Para ahli mengatakan, pigmen dari teh memengaruhi gigi lebih dari kopi.

6. Ini kata ahli

Dr. Priyanka Rohtagi, Kepala Ahli Nutrisi Klinis, Apollo Hospitals mengatakan, teh bisa jadi lebih baik daripada kopi karena mengandung lebih sedikit kafein. Namun, ia menegaskan metode persiapan juga sangat berpengaruh.

Jika Anda banyak menyeduh minuman, antioksidan akan terpengaruh, yang pada akhirnya tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, jumlah gula yang Anda tambahkan dalam minuman juga memainkan peran penting.

Menurutnya menambahkan terlalu banyak gula dalam minuman Anda bukanlah hal yang sehat. Selain itu, ketika Anda menambahkan susu ke dalam susu atau kopi, hal ini bisa mengikat kandungan kalsium susu.

Ilustrasi teh herbal. (Shutterstock)
Ilustrasi teh herbal. (Shutterstock)

 

7. Kesimpulan

Teh dan kopi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, teh merupakan pilihan yang lebih sehat dibanding kopi.

Akan tetapi, bukan berarti Anda bisa minum teh 5-6 cangkir per hari. Lebih baik jangan mengonsumsi lebih dari dua cangkir teh dalam sehari.

Berita Terkait

Berita Terkini