Muncul Jenis Baru, Kenali Bentuk Diabetes Tipe 1,5

Peneliti temukan bentuk baru diabetes tipe 1,5 yang mirip dengan diabetes tipe 1 dan 2.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Sabtu, 09 November 2019 | 20:00 WIB
Muncul Jenis Baru, Kenali Bentuk Diabetes Tipe 1,5

Muncul Jenis Baru, Kenali Bentuk Diabetes Tipe 1,5

himedik.com - Selama ini, orang-orang hanya memahami jenis diabetes tipe 1 dan 2. Namun, baru-baru penelitian menemukan diabetes jenis baru yakni diabetes tipe 1,5.

Diabetes tipe 1,5 adalah istilah lain untuk diabetes laten autoimun pada orang dewasa (LADA).

Jenis diabetes tipe 1,5 ini mencakup diabetes tipe 1 dan tipe 2. Artinya, beberapa aspek dalam diabetes tipe 1,5 sama seperti tipe 1 dan karakteristik lainnya mirip diabetes tipe 2.

Melansir dari The Sun, adapun gejala diabetes tipe 1,5 yang perlu diketahui antara lain:

  • Sering kencing
  • Mudah haus
  • Mudah lelah
  • Kehilangan berat badan

Namun, gejala diabetes tipe 1,5 ini cenderung datang lebih lambat daripada jenis lainnya yang baru terasa selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Ilustrasi diabetes (shutterstock)
Ilustrasi diabetes (shutterstock)

Perbedaan diabetes tipe 1,5 dengan diabetes tipe 1 dan 2

Umumnya, diagnosis diabetes tipe 1,5 ini lebih sulit karena sering salah dikira diabetes tipe 1 atau 2. Tetapi, kelebihan berat badan dianggap berhubungan dengan diabetes tipe 2. Sedangkan diabetes tipe 1,5 biasanya tidak ada hubungannya dengan berata badan.

Menurut NHS, para peneliti berpikir bahwa ada 5 sub-tipe diabetes yang berbeda. Mereka menganalisis karakteristik tertentu, seperti berat badan, gula darah dan antibodi yang kemungkinan menyebabkan komplikasi penyakit.

"Berdasarkan hasil, mereka menemukan 5 sub-tipe atau kelompok diabetes. Kelompok satu sesuai dengan yang biasa disebut diabetes tipe 1. Sedangkan kelompok 4 dan 5 adalah diabetes tipe 2. Lalu kelompok 2 dan 3 termasuk diabetes antara tipe 1 dan 2," jelas peneliti dalam jurnalnya.

Studi ini bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman publik tentang diabetes. Sebagai contoh, para peneliti menemukan bahwa orang yang menderita diabetes kelompok 2 dan 3 (penderita diabetes tipe 1,5) memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal maupun masalah penglihatan.

Baca Juga: Pasien Diabetes dan Jantung Harus Tidur Lebih dari 6 Jam, Ini Alasannya!

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB