Normalkah Mudah Lapar saat Musim Dingin? Begini Penjelasannya

Ternyata mudah lapar saat musim dingin sama halnya ketika Anda lebih sering kencing saat cuaca dingin.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Sabtu, 07 Desember 2019 | 10:00 WIB
Normalkah Mudah Lapar saat Musim Dingin? Begini Penjelasannya

Normalkah Mudah Lapar saat Musim Dingin? Begini Penjelasannya

himedik.com - Apakah Anda merasa lebih lapar ketika cuaca dingin? Ternyata mudah lapar saat musim dingin adalah hal normal yang merupakan respons menghangatkan tubuh.

Ternyata semua respons itu tergolong normal saat musim dingin. Kondisi ini sama halnya ketika Anda lebih sering buang air kecil ketika musim dingin.

Sebuah studi dilansir dari Elite Daily, menemukan Indeks Massa Tubuh atau BMI peserta meningkat ketika musim panas beralih ke musim gugur. Sementara itu, konsumsi lemak hewani dengan daging dan susu juga ikut meningkat saat musim dingin.

Hal tersebut menggambarkan bagaimana tubuh merespons penurunan suhu dengan rasa lapar. Menurut Ira Ockene, seorang ahli jantung mengatakan itu adalah nalar manusia untuk meningkatkan asupan kalori saat musim dingin.

Penelitian yang dilakukan oleh University of Massachusetts Medical School menemukan bahwa 539 peserta usia 20-70 tahun mengonsumsi rata-rata 86 kalori setiap hari di musim gugur daripada musim semi.

Ilustrasi bertemu jodoh di restoran [shutterstock]
Ilustrasi makan di restoran [shutterstock]

Secara biologis, orang terdorong lebih banyak makan dan melahapnya dengan cepat di musim dingin. Ockene juga menemukan studi sebelumnya di mana para partisipan makan lebih banyak, menunjukkan efek musiman pada kelaparan hingga mengalahkan pemicu rasa kenyang.

Saat musim dingin, tubuh memang membutuhkan energi ekstra untuk menghangatkannya dengan cara ini. Jika Anda menghabiskan energi lebih banyak, makan Anda butuh mengisi energi melalui makanan.

Temperatur yang dingin juga dapat menyebabkan sesuatu yang disebut Nonogenik Thermogenesis (NST), yaitu ketika tubuh Anda bekerja untuk menghasilkan lebih banyak panas tanpa respons otot yang bergetar.

Meskipun tubuh tidak membeku, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak energi dari biasanya untuk menyesuaikan diri dengan cuaca yang lebih dingin.

Jadi, masuk akal jika seseorang lebih mudah lapar ketika berada di luar dan mengerjakan getaran.

Baca Juga: Kadar Zat Besi dalam Tubuh dapat Dideteksi Lewat Mulut, Ini Tandanya

Selain itu, ketertarikan psikologis pada cemilan tertentu sejak kecil juga dipengaruhi oleh faktor sosial yang membantu kita memutuskan makanan dan menyelesaikan permasalahan.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB