Peneliti Temukan Cara Baru Matikan Sel Kanker dengan Sel Sistem Imun!

Ilmuwan mengatakan, meski pekerjaannya masih tahap awal, penemuan ini sangat menarik.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Jum'at, 24 Januari 2020 | 13:00 WIB
Peneliti Temukan Cara Baru Matikan Sel Kanker dengan Sel Sistem Imun!

Peneliti Temukan Cara Baru Matikan Sel Kanker dengan Sel Sistem Imun!

himedik.com - Ilmuwan dari Cardiff University menemukan metode baru untuk membunuh semua jenis sel kanker dalam sebuah penelitian laboratorium.

Temuan ini dipublikasikan dalam Nature Immunology. Meski belum diuji pada pasien, peneliti mengatakan temuan ini memiliki potensi yang sangat besar.

Mereka juga mengatakan, meski pekerjaannya masih tahap awal, penemuan ini sangat menarik.

Hal yang mereka temukan adalah sel T di dalam darah manusia. Ini adalah sel kekebalan tubuh  (sistem imun) yang dapat memindai tubuh untuk menilai apakah ada ancaman (seperti virus atau sel abnormal) yang perlu disingkirkan.

Perbedaannya, sel ini dinilai dapat menyerang berbagai jenis kanker.

Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)
Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)

"Ini meningkatkan prospek perawatan kanker 'satu ukuran untuk semua', satu jenis sel T yang dapat menghancurkan berbagai jenis kanker," kata peneliti, Profesor Andrew Sewell pada BBC.

Diketahui, sel T ini memiliki reseptor di permukaannya yang memungkinkan mereka mendeteksi pada tingkat kimia. Menurut peneliti, keduanya ini dapat menemukan dan membunuh berbagai jenis sel kanker di laboratorium.

Jadi, sel T dan reseptornya membuat jaringan normal tidak tersentuh.

Lalu, bagaimana cara kerja sel ini pada pasien?

Idenya adalah mengambil sampel darah dari pasien kanker. Sel T ini akan diekstraksi dan kemudian dimodifikasi secara genetis sehingga mereka dapat diprogram ulang untuk membuat reseptor yang akan menemukan sel kanker.

Baca Juga: Jangan Sampai Sakit, Ketahui Tandanya saat Sistem Kekebalan Tubuh Rendah

Sel-sel modifikasi ini akan tumbuh dalam jumlah besar di laboratorium dan kemudian disuntikkan lagi ke pasien.

Namun, pengujian penelitian ini baru pada hewan dan sel di laboratorium dan pemeriksaan keamanan lebih lanjut diperlukan sebelum uji coba dilakukan pada manusia.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB