Info

Ketahui Gejala Overdosis Kafein, dari Pusing hingga Cepat Marah

Overdosis kafein umumnya terjadi ketika seseorang mengonsumsi lebih dari kadar yang disarankan.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah

Ilustrasi bubuk kopi (Pixabay/eliasfalla)
Ilustrasi bubuk kopi (Pixabay/eliasfalla)

Himedik.com - Kafein seakan sudah menjadi stimulan wajib dalam melakukan rutinitas harian bagi beberapa orang dewasa. Stimulan ini dapat dikonsumsi melalui teh, kopi atau minuman berenergi.

Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, kafein dapat menyebabkan overdosis, meski jarang terjadi.

Menurut Mayo Clinic, jumlah kafein yang disarankan untuk orang dewasa yang sehat adalah 400 miligram per hari. Overdosis dapat terjadi ketika mengonsumsi lebih banyak dari jumlah ini.

Ada beberapa gejala yang timbul saat terlalu banyak konsumsi kafein, berikut di antaranya yang dilansir Healthline:

  • Pusing
  • Diare
  • Rasa haus meningkat
  • Insomnia
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Sifat lekas marah
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)

Selain di atas, ada juga gejala lain yang lebih parah dan membutuhkan perawatan medis segera, termasuk:

  • Kesulitan bernapas, sakit dada
  • Muntah
  • Halusinasi
  • Kebingungan
  • Detak jantung tidak teratur atau cepat
  • Gerakan otot yang tidak terkendali
  • Kejang

Sebenarnya, overdosis kafein akibat konsumsi kopi atau teh jarang terjadi, lapor Medical News Today. Sebagian besar kondisi ini muncul setelah menelan suplemen makanan atau tablet kafein.

Terutama ketika seseorang menggabungkan suplemen dengan minuman energi, bersoda atau kopi. Suplemen meningkatkan risiko karena memiliki kadar kafein yang lebih tinggi daripada makanan dan minuman.

Berita Terkait

Berita Terkini