Deteksi Dini dan Penanganan Tepat Jadi Faktor Utama Atasi Kanker

Sebab kanker bukanlah sesuatu penyakit yang bisa sembuh dengan metode pengobatan coba-coba.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Rabu, 05 Februari 2020 | 13:33 WIB
Deteksi Dini dan Penanganan Tepat Jadi Faktor Utama Atasi Kanker

Deteksi Dini dan Penanganan Tepat Jadi Faktor Utama Atasi Kanker

himedik.com - Menurut data yang dirlilis oleh GLOBOCAN, suatu badan epidemiologi kanker di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada 2018 kejadian kanker di Indonesia mencapai 350 ribu, dengan angka kematian 200 ribu per tahun.

Hal ini disebabkan oleh terlambatnya penanganan penyakit, meski sebenarnya layanan medis untuk mendeteksi serta menangani kanker cukup berkembang.

"Ada beberapa yang masih menjadi keprihatinan kami, para klinisi, yakni keterlambatan penanganan pasien akibat rasa takut periksa dan pengobatan," jelas ahli hematologi onkologi medik FK-KMK UGM, dr. Mardiah Suci Hardianti, PhD, SpPD-KHOM, Selasa (4/2/2020).

Tak hanya itu, banyak juga pasien yang lebih memilih mencari pengobatan alternatif.

Padahal, kanker tidak dapat ditangani dengan pengobatan atau terapi alternatif saja. Sebab, kanker bukanlah sesuatu penyakit yang bisa sembuh dengan metode pengobatan coba-coba.

(Shutterstock)
Ilustrasi orang sakit (Shutterstock)

"Keterlambatan akibat terapi coba-coba yang paling fatal adalah keterlambatan saat pasien bertemu dokter untuk menjalani pengobatan secara medis petama kalinya hingga menimbulkan kesulitan-kesulitan , serta tentunya penurunan keberhasilan terapi,” tegas Mardiah.

Sesuai dengan tema Hari Kanker Sedunia tahun ini, yaitu I Am and I Will, Mardinah mengatakan pendidikan atau edukasi perlu diberikan kepada masyarakat untuk mendorong mereka melakukan upaya deteksi dini melalui cek kesehatan secara berkala.

Selain itu, mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan apabila merasa ada suatu gejala yang kemungkinan berhubungan dengan kanker.

"Semakin dini kanker ditemukan maka pengobatan akan semakin mudah dan keberhasilan pengobatan akan semakin tinggi. Upaya-upaya deteksi dini menjadi PR bagi kita semua, tidak hanya para pelayan kesehatan dalam masyarakat," tandasnya.

Baca Juga: Hari Kanker Sedunia, 4 Jenis Kanker Ini Umum Menyerang Anak-Anak

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB