Pakar Menambahkan 4 Daftar Gejala Baru dari Virus Corona COVID-19

Apa gejala baru yang didaftarkan para pakar?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Senin, 17 Februari 2020 | 19:13 WIB
Ilustrasi gejala infeksi virus corona baru COVID-19 (shutterstock)

Ilustrasi gejala infeksi virus corona baru COVID-19 (shutterstock)

Himedik.com - Sejauh ini, virus corona baru (COVID-19) telah menyebabkan 1.700 kematian, termasuk 4 orang di luar China dan secara nasional, sudah ada 70.400 orang yang terinfeksi.

Ilmuwan sekarang telah memperbaharui daftar gejala dari penyakit yang diakibatkan oleh virus corona baru. Gejala tambahan tersebut termasuk kelelahan, batuk kering, nyeri otot, serta kesulitan bernapas.

Tanda tersebut umumnya akan muncul bersama dengan gejala awal lainnya. Sedangkan gejala umum dari penyakit pernapasan yang disebabkan oleh COVID-19 adalah batuk, demam, dan sesak napas.

Menurut pakar, ketika virus menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, para ilmuwan sudah dapat mengidentifikasi pola gejala pada para korban.

Para ahli kesehatan mengatakan, butuh sekitar lima hari bagi seorang pasien untuk mengalami masalah pernapasan setelah pertama kali menunjukkan gejala, lapor Health Site.

Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)
Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)

Sebagian besar gejalanya sangat mirip dengan gejala flu biasa. Virus ini mematikan bagi pasien yang lebih tua dan bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan.

Di sisi lain, New York Times sempat melaporkan seorang ahli kesehatan senior di China meminta orang-orang, yang telah pulih dari infeksi virus corona, menyumbangkan plasma darah mereka.

Ahli kesehatan tersebut berhadap plasma tersebut dapat digunakan untuk mengobati pasien yang masih terinfeksi.

Perusahaan milik negara, China National Biotec Group mengumumkan bahwa antibodi dalam darah tersebut membantu merawat 10 pasien yang sakit kritis, mengurangi peradangan mereka dalam 12 hingga 24 jam.

Baca Juga: Terisolasi Lama, Korban Virus Corona Wuhan Berisiko Stres hingga Frustasi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
VinFast menjadi simbol nyata dari kebangkitan industri hijau Asia Tenggara....
info | 13:30 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB