CDC Beri Saran untuk Pakai Masker Kain, Seberapa Sering Harus Mencucinya?

Berapa kali kita harus mencuci masker kain setelah dipakai?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Selasa, 07 April 2020 | 07:00 WIB
CDC Beri Saran untuk Pakai Masker Kain, Seberapa Sering Harus Mencucinya?

CDC Beri Saran untuk Pakai Masker Kain, Seberapa Sering Harus Mencucinya?

himedik.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah merekomendasikan masyarakat agar tetap mengenakan masker kain selama pandemi Covid-19 berlangsung, pada Jumat (3/4/2020) pekan kemarin.

Manfaat utama dalam menutup hidung dan mulut adalah untuk melindungi Anda serta orang lain, mengingat banyak orang yang terinfeksi tanpa gejala (25%) melepaskan virus melalui batuk, bersin, maupun tetesan pernapasan lainnya.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahan katun kemungkinan dapat memblokir tetesan pernapasan yang keluar dari seseorang, walau tidak diketahui berapa banyak perlindungan yang diberikan.

Dokter penyakit menular di Brigham and Women's Hospital, Michael Klompas, mengatakan bahan lain seperti syal kemungkinan tak akan memberi perlindungan sebaik masker kain.

"Anda bisa membayangkan jika mengenakan syal rajut longgar dengan banyak lubang di dalamnya... itu tidak akan sangat efektif," ujar dia, dikutip NPR.

Masker yang Direkomendasikan WHO. [Shutterstock]
Masker yang Direkomendasikan WHO. [Shutterstock]

Seorang ahli penyakit menular di Columbia University, Daniel Griffin, juga menyarankan publik supaya mencuci masker kain setiap kali selesai digunakan.

"Itu adalah sesuatu yang kau kenakan satu kali, berpotensi terkontaminasi batuk, bersin atau semburan air liurmu, atau melindungimu dari batuk, semprotan, tetesan pernapasan orang lain. Dan kini masker itu kotor. Pada dasarnya perlu dicuci," kata Griffin.

Jadi, setelah mengenakan masker kain, menurut dia, masyarakat harus segera memasukkannya ke keranjang cucian.

Ia juga tak menganjurkan untuk menarik masker ke bawah dagu saat sedang makan, kemudian memasangnya kembali seperti sedia kala.

Menurutnya, hal itu akan membuat kuman yang berada di masker berpotensi ikut masuk ke mulut.

Baca Juga: Peneliti: Kondisi Pasien Corona Covid-19 Paling Menular Usai Timbul Gejala

Masker kain berfilter (YouTube/Maker's Habitat)
Masker kain berfilter (YouTube/Maker's Habitat)

CDC juga sudah menyarankan untuk rutin mencuci masker kain setelah digunakan.

"Masker mesti dicuci secara rutin tergantung pada frekuensi penggunaan," tulis CDC dalam laman resminya.

Mereka juga mengingatkan untuk berhati-hati dalam melepas masker kain yang baru saja digunakan. Sebisa mungkin tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut.

"Dan mencuci tangan segera setelah melepas masker," tegas mereka menambahkan.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB