Bisa Jadi Pembawa Virus Corona, Bocah 2 Tahun Juga Perlu Pakai Masker Kain

Tak hanya orang dewasa yang perlu memakai masker kain demi menghindari penyebaran virus corona Covid-19.

Yasinta Rahmawati
Sabtu, 18 April 2020 | 07:00 WIB
Bisa Jadi Pembawa Virus Corona, Bocah 2 Tahun Juga Perlu Pakai Masker Kain

Bisa Jadi Pembawa Virus Corona, Bocah 2 Tahun Juga Perlu Pakai Masker Kain

himedik.com - Kini semua orang diwajibkan untuk memakai masker kain saat keluar rumah demi mencegah penyebaran virus corona Covid-19. Masker kain sendiri pun terbukti mampu mengahalang cipratan tetesan batuk maupun bersin.

Namun selain orang dewasa, anak-anak berusia 2 tahun ke atas pun perlu mengenakan masker kain untuk mencegah penyebaran Covid-19, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika.

CDC mengimbau hal ini untuk menjauhkan anak-anak dari orang lain jika mereka menunjukkan gejala apa pun, termasuk demam, batuk dan sesak napas.

Sebuah studi CDC pada anak-anak dengan virus corona menunjukkan mereka tidak selalu menampilkan gejala. Sehingga mereka bisa menjadi pembawa asimptomatik yang memainkan peran dalam transmisi dan penyebaran Covid-19, demikian dilansir dari Medical Xpress.

John Williams, kepala divisi penyakit menular anak-anak di Rumah Sakit Anak-Anak Universitas Pittsburgh Medical Center, mengatakan kepada ABC bahwa "infeksi tanpa gejala adalah umum pada anak-anak, terjadi pada 10-30% kasus."

Ilustrasi masker kain. [Shutterstock]
Ilustrasi masker kain. [Shutterstock]

Namun membuat anak-anak untuk selalu memakai masker bukanlah hal yang mudah.

Pakar kesehatan mengatakan untuk mencoba membuat masker wajah semenarik mungkin untuk memastikan anak-anak memahami pentingnya memakai masker.

"Mintalah mereka membuat dan menghiasinya," Dr. Deborah Gilboa, seorang dokter keluarga dan pembicara pengembangan remaja, mengatakan kepada Today.

"Itu adalah hal yang sama dengan helm sepeda ketika kami pertama kali mulai mengharuskan anak-anak memakainya. Banyak orang tua mengatakan, 'Mereka tidak suka penampilan mereka, mereka tidak nyaman, mereka tidak keren, anak saya tidak akan lakukan,"

"Kami mengatakan hal yang sama. Bisakah mereka mengambil helm sepeda mereka, bisakah mereka menghiasnya, bisakah mereka memilih warnanya? Jika Anda dapat memberi anak Anda otonomi tentang hal itu, bukan tentang kapan atau di mana tetapi tentang apa, itu mungkin bisa membantu."

Baca Juga: Ilmuwan Pakai Vaksin Campak untuk Lawan Virus Corona Covid-19

Ilustrasi memakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi memakai masker. (Shutterstock)

Gilboa juga mengatakan kepada bahwa orang tua harus "mencontohkan perilaku yang ingin mereka lihat" dan mengenakan masker kain dengan anak-anak mereka.

"Anak-anak mencari hal-hal yang dapat mereka kontrol," kata Gilboa. "Ada penelitian yang menunjukkan bahwa anak-anak cenderung melakukan sesuatu untuk menjaga diri mereka tetap aman, tetapi lebih mungkin untuk melakukan sesuatu untuk membuat orang lain tetap aman. ... Bantu mereka merasa seperti pahlawan dengan memakai masker itu."

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB