Nekat! Dokter Asal California Jual Obat Covid-19 Palsu secara Online

Selain menjual obat Covid-19 palsu, lapaknya juga menyediakan perawatan kecantikan seperti botox dan sedot lemak.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Senin, 20 April 2020 | 22:00 WIB
Nekat! Dokter Asal California Jual Obat Covid-19 Palsu secara Online

Nekat! Dokter Asal California Jual Obat Covid-19 Palsu secara Online

himedik.com - Di tengah meningkatnya kasus infeksi corona Covid-19, peneliti terus menguji obat yang tepat untuk menyembuhkannya. Tercatat sudah banyak calon obat Covid-19 yang diuji. Sayangnya, seorang dokter melakukan hal nekat dengan menjual obat Covid-19 palsu.

Seorang dokter dari California, Amerika Serikat, Jennings Ryan Staley menjual obat Covid-19 palsu secara online. Ia mengaku menjual obat yang menjadi bagian program manajemen Covid-19 oleh FBI.

Dilansir dari Insider, ia menjual klorokuin, obat anti-malaria yang sering digembar-gemborkan oleh Presiden Donald Trump sebagai penyembuh Covid-19.

Paket perawatan yang dijajakan oleh Staley dinamai dengan 'obat petugas' yang di dalamnya termasuk Xanax. Pada paket pengobatan tersebut, ia menjual dengan harga 3.995 USD atau senilai Rp 61 juta untuk paket keluarga dengan anggota empat orang.

Staley menjual obat tersebut melalui lapak spa online miliknya, Skinny Beach Med Spa. Selain menjual obat Covid-19 palsu, lapaknya juga menyediakan perawatan kecantikan seperti Botox dan sedot lemak.

"Ini preventif dan kuratif. Sulit dipercaya, hampir terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Tapi ini adalah fenomena klinis yang luar biasa," kata Staley, pada promosinya

"Aku belum pernah melihat yang seperti ini di dunia kedokteran, asal tahu saja. Sungguh, aku tidak bisa memikirkan apa-apa, penyakitmu akan menghilang dalam hitungan jam," tambahnya.

Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)
Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)

Staley juga mengklaim klorokuin yang ia jual diselundupkan dari Tiongkok, padahal ia membuat pil sendiri.

The New York Times melaporkan bahwa pengacara Staley, Patrick Griffin, mengatakan pada Jumat (17/4/2020) malam bahwa dokter itu dituntut secara tidak adil oleh cabang eksekutif setelah pejabat federal memuji perawatan tersebut.

"Cabang eksekutif yang sama yang telah menggembar-gemborkan dua obat ini selama berminggu-minggu, dokter Staley tidak memiliki catatan kriminal karena melakukan hal yang persis sama dengan yang dilakukan pemerintah selama ini," kata Griffin.

Baca Juga: Peneliti: Pemberian ASI Mampu Meminimalisir Populasi Virus di Usus Bayi

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB