Trauma Masa Kecil Punya Efek Buruk pada Kesehatan Jantung Orang Dewasa

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami trauma, pelecehan, pengabaian dan disfungsi keluarga di masa kanak-kanak adalah 50 persen lebih mungkin terkena serangan jantung.

Yasinta Rahmawati
Sabtu, 09 Mei 2020 | 15:30 WIB
Trauma Masa Kecil Punya Efek Buruk pada Kesehatan Jantung Orang Dewasa

Trauma Masa Kecil Punya Efek Buruk pada Kesehatan Jantung Orang Dewasa

himedik.com - Trauma masa kecil ternyata berkontribusi buruk bagii kesehatan jantung di masa depan. Sebab penelitian terbaru menemukan bahwa orang dewasa yang memiliki masa kecil sulit dan traumatis memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terserang penyakit jantung.

Seperti dilansir dari Medical Xpress, kesimpulan tersebut diambil dari melihat lebih 3.600 orang yang diikuti dari pertengahan tahun 1980-an hingga 2018.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami trauma, pelecehan, pengabaian dan disfungsi keluarga di masa kanak-kanak adalah 50 persen lebih mungkin terkena serangan jantung, stroke atau masalah jantung lainnya di usia 50-an dan 60-an.

Studi Northwestern University, yang diterbitkan baru-baru ini dalam Journal of American Heart Association, menjadi yang pertama untuk memeriksa bagaimana lingkungan keluarga masa kecil memengaruhi risiko penyakit jantung pada usia pertengahan yang lebih tua.

Anak-anak dengan kehidupan rumah tangga yang bermasalah berisiko lebih tinggi mengalami stres, merokok, cemas, depresi, dan tidak aktif secara fisik yang berlanjut hingga dewasa.

Ilustrasi anak kecil pakai kacamata (Pixabay)
Ilustrasi anak kecil. (Pixabay)

Hal itu pada gilirannya dapat menyebabkan kelebihan berat badan, diabetes, tekanan darah tinggi, disfungsi pembuluh darah dan peradangan, menurut para peneliti.

"Populasi orang dewasa ini jauh lebih mungkin untuk mengambil bagian dalam perilaku berisiko, misalnya, menggunakan makanan sebagai mekanisme penanggulangan, yang dapat menyebabkan masalah dengan berat dan obesitas," kata penulis utama Jacob Pierce, mahasiswa kedokteran tahun keempat di Northwestern Fakultas Kedokteran Universitas Feinberg di Chicago.

Mereka juga disebut memiliki tingkat merokok yang lebih tinggi, di mana kebiasaan itu memiliki hubungan langsung dengan penyakit kardiovaskular.

Untuk membantu mengatasinya, orang dewasa dapat mengambil manfaat dari konseling pada hubungan antara mengatasi stres dan mengendalikan merokok serta obesitas. Namun demikian, penelitian lebih lanjut tetap diperlukan.

"Pengalaman anak usia dini memiliki efek abadi pada mental dan fisik orang dewasa, dan sejumlah besar anak-anak Amerika terus menderita pelecehan dan disfungsi yang akan meninggalkan banyak masalah kesehatan dan fungsi sosial sepanjang hidup mereka," kata penulis penelitian senior Joseph Feinglass, seorang profesor riset kedokteran di Northwestern.

Baca Juga: WNI ABK China Disebut Minum Air Laut, Apa Efeknya pada Kesehatan?

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB