Jangan Salah Konsumsi, Obat atau Suplemen Tertentu Dapat Merusak Ginjal!

Ada beberapa jenis obat dan suplemen yang dapat merusak ginjal Anda.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Minggu, 24 Mei 2020 | 22:00 WIB
Jangan Salah Konsumsi, Obat atau Suplemen Tertentu Dapat Merusak Ginjal!

Jangan Salah Konsumsi, Obat atau Suplemen Tertentu Dapat Merusak Ginjal!

himedik.com - Ginjal memiliki fungsi penting dalam menjaga kesejahteraan kesehatan kita. Tetapi, ada beberapa faktor yang dapat merusaknya, salah satunya konsumsi obat atau suplemen tertentu.

Ahli nefrologi Robert Heyka, MD, menjelaskan obat-obatan yang dijual bebas, resep umum dan suplemen gizi dapat memiliki efek serius pada fungsi ginjal.

Dilansir laman Cleveland Clinic, berikut beberapa obat yang memengaruhi fungsi dan kesehatan ginjal:

1. NSAID (Obat anti-inflamasi nonsteroid)

NSAID adalah obat yang sangat efektif untuk berbagai masalah medis. Namun, mengonsumsinya dapat memengaruhi ginjal, dan menyebabkan kerusakan, terutama jika Anda juga mengonsumsi diuretik atau pil air atau obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE).

Obat penghilang rasa sakit yang termasuk NSAID dan dijual bebas misalnya aspirin (Ascriptin, Bayer, Ecotrin), ibuprofen (Advil, Motrin), dan naproxen (Aleve).

Menggunakan obat-obatan ini dengan konsumsi kafein lebih lanjut dapat membahayakan ginjal. Saat meminum obat ini, pastikan untuk memeriksakan diri secara teratur jika memiliki gangguan fungsi ginjal.

ilustrasi obat-obatan terlarang. (Shutterstock)
ilustrasi obat-obatan (Shutterstock)

2. Antibiotik

Antibiotik tertentu dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal, jadi meminumnya dapat menambah ketegangan pada ginjal. Obat termasuk antibiotik antara lain penisilin, sefalosporin, dan sulfanomid.

Penggunaan antibiotik jangka panjang dapat melukai ginjal, bahkan jika Anda sehat. Bagi orang-orang yang ginjalnya tidak berfungsi 100%, antibiotik dapat menumpuk dan menyebabkan kerusakan.

Baca Juga: Kondisi Langka! Dokter Temukan 3 Ginjal di Tubuh Seorang Pria

Anda masih dapat menggunakan antibiotik apabila disesuaikan dengan tingkat fungsi ginjal Anda.

Ilustrasi suplemen kolagen. (Pixabay)
Ilustrasi suplemen. (Pixabay)

3. Suplemen makanan

Suplemen nutrisi atau herbal tertentu dikaitkan dengan kerusakan ginjal, bahkan di antara orang sehat. Jika ingin mengonsumsinya, pastikan konsultasikan dengan dokter.

Suplemen umumnya tidak diatur FDA (BPOM AS). Produsen tidak perlu membuktikan keamanan dalam penggunaannya, dan bahan-bahannya pun bervariasi.

Jika fungsi ginjal sudah berkurang atau berisiko terkena penyakit ginjal, sebaiknya jangan mengonsumsi suplemen makanan atau dosis vitamin di atas Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian Anda.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB