WHO Peringatkan Dunia Masih Alami Gelombang Pertama Wabah Virus Corona

Peringatan ini muncul setelah beberapa negara memilih untuk melonggarkan protokol.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Kamis, 28 Mei 2020 | 11:00 WIB
WHO Peringatkan Dunia Masih Alami Gelombang Pertama Wabah Virus Corona

WHO Peringatkan Dunia Masih Alami Gelombang Pertama Wabah Virus Corona

himedik.com - Direktur eksekutif Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Mike Ryan, kembali memperingatkan bahwa saat ini dunia masih berada di tengah gelombang pertama wabah virus corona Covid-19.

"Kita berada tepat di tengah gelombang pertama secara global. Kita masih dalam fase di mana penyakit ini sebenarnya sedang dalam 'perjalanan'," kata Dr Mike Ryan, dikutip dari VOA.

Dr Ryan mengatakan, kasus meningkat di Amerika Selatan, Asia Selatan dan di wilayah lain.

"Penyakit ini dapat melonjak kapan saja," kata Ryan, memperingatkan Amerika Utara, Eropa, Asia Tenggara dan wilayah lain untuk tidak mengendurkan tindakan pengendalian virus corona terlalu cepat.

Dr Ryan, yang mengepalai program kedaruratan WHO, mengeluarkan peringatan tersebut bahkan sebelum gelombang kedua, memicu kekhawatiran orang-orang yang menentang pembukaan kembali secara cepat di seluruh dunia.

Ilustrasi masker dan virus corona. (Pixabay)
Ilustrasi masker dan virus corona. (Pixabay)

Ia berbicara hal ini pada Senin (25/5/2020) lalu saat banyak masyarakat AS mulai memadati tempat wisata, seperti pantai dan taman.

Tak jauh berbeda, India sedang berjuang dengan lonjakan kasus virus corona. Meski demikian, negara ini sudah mengizinkan penerbangan domestik setelah ditangguhkan selama dua bulan.

Di sisi lain, Brasil telah menyalip Spanyol sebagai negara dengan kasus terbanyak. Diketahui lebih 394.000 kasus di negara tersebut, menurut statistik Universitas Johns Hopkins.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah berbulan-bulan meremehkan keseriusan wabah virus corona ini, mendesak perusaahaan untuk buka kembali dan menolak adanya rekomendasi jarak sosial.

Bolsonaro membandingkan virus corona dengan flu biasa dan mengatakan ekonomi yang hancur akan lebih membunuh banyak orang daripada penyakit.

Baca Juga: Studi: Virus Corona Bisa Tertinggal di Permukaan Sprei Pasien Covid-19

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB