Info

Update Corona Covid-19 pada 3 Juni 2020: Malaysia Nol Kasus Kematian

Indonesia berada pada nomor urut ke-33 menurut jumlah kasus Covid-19.

Yasinta Rahmawati

Virus corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus corona Covid-19. (Shutterstock)

Himedik.com - Angka kasus positif Covid-19 di seluruh dunia masih terus melejit.  Dilansir dari laman Worldometers.info, data real time pukul 08.37 WIB pada Rabu (3/6/2020) menunjukkan jumlah kasus positif di seluruh dunia mencapai angka 6.484.939 jiwa.

Di sisi lain, angka kesembuhan juga mengalami peningkatan. Dari 3.392.851 kasus yang telah selesai, 89 persen di antaranya atau 3.010.483 jiwa mengalami kesembuhan.

Sedangkan 11 persen atau 382.368 di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Malaysia kembali mengalami peningkatan jumlah pasien sembuh dengan tidak adanya korban meninggal dalam beberapa hari terakhir.

Dilansir dari Anadolu Agency, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah mengatakan dengan penambahan 38 kasus baru hari ini, total infeksi di negara itu kini menjadi 7.857.

Sementara itu 51 pasien kembali pulih dari infeksi Covid-19, sehingga total menjadi 6.404.

"Tingkat pemulihan Covid-19 di Malaysia sekarang berada di 81,50 persen dari total kasus positif," ujar Noor Hisham, dalam konferensi pers virtual dari Putrajaya, Malaysia.

COVID-19. (Shutterstock)
COVID-19. (Shutterstock)

 

Selain itu, Noor Hisham mengklaim tak ada pasien meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Dengan begitu, imbuh Noor Hisham, jumlah kematian tetap 115.

Kasus penyebaran virus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Dari data per Selasa (2/6/2020), pasien positif kini mencapai 27.549 orang.

Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan ada tambahan 22 orang meninggal sehingga total menjadi 1.663 orang meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 298 orang yang sembuh sehingga total menjadi 7.935 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Indonesia berada pada nomor urut ke-33 menurut jumlah kasus, dan menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak nomor dua di Asia Tenggara setelah Singapura.

Berita Terkait

Berita Terkini