Covid-19 Disebut Mulai Melemah, WHO: Belum Ada yang Berubah!

Dokter terkemuka di Italia menyatakan, bahwa virus corona sudah mulai melemah. Penyataan itu langsung ditangkis oleh WHO.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Rabu, 03 Juni 2020 | 09:00 WIB
Covid-19 Disebut Mulai Melemah, WHO: Belum Ada yang Berubah!

Covid-19 Disebut Mulai Melemah, WHO: Belum Ada yang Berubah!

himedik.com - Pernyataan seorang dokter senior di Italia, sekaligus kepala Rumah Sakit San Raffaele, Alberto Zangrillo, menyebut bahwa virus corona baru melemah dan tidak lagi terlalu mengancam. 

"Pada kenyataannya, virus secara klinis tidak ada lagi di Italia. Tes yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif yang benar-benar sangat kecil dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan yang lalu," kata Alberto Zangrillo, kepala Rumah Sakit San Raffaele di Milan di wilayah utara dari Lombardy, dilansir dari Medical Daily.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), sayangnya penyataan tersebut langsung ditangkis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ahli epidemologi WHO, Maria Van Kerkhove, serta beberapa ahli lain mengatakan komentar Zangrillo tidak didukung oleh bukti ilmiah.

Mereka menyebut, bahwa pernyataan Zangrillo tidak menunjukkan data bahwa virus corona baru berubah secara signifikan, baik dalam bentuk penularannya atau tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya, kata mereka.

"Dalam hal penularan, itu tidak berubah, dalam hal keparahan, itu juga tidak berubah," kata Van Kerkhove kepada wartawan.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Bukan hal yang aneh bagi virus untuk bermutasi dan beradaptasi ketika menyebar.

Para ahli badan kesehatan, bersama dengan sejumlah ilmuwan lain, juga mengatakan pada hari Senin (1/6/2020), bahwa tidak ada bukti untuk mendukung pernyataan dokter terkenal Italia itu.

Selain menyatakan, bahwa virus corona tidak lagi berpotensi membahayakan, Zangrillo juga mengatakan bahwa beberapa ahli terlalu khawatir tentang potensi gelombang kedua. Ia yakin Italia akan segera beroperasi kembali secara normal.

“Kekuatan virus itu dua bulan lalu bukanlah kekuatan yang sama dengan yang dimiliki saat ini. Jelas bahwa hari ini penyakit Covid-19 berbeda," kata Matteo Bassetti, kepala klinik penyakit menular di rumah sakit San Martino di kota Genoa.

Baca Juga: Bisa Bawa Penyakit, Hindari Kebiasaan di Kamar Mandi Ini

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB