perlu Tahu, Ini 2 Cara Bernapas yang Benar Demi Kesehatan Tubuh

Bernapas adalah respons alami tubuh untuk pertukaran oksigen, tetapi 2 cara ini yang paling benar.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Minggu, 07 Juni 2020 | 07:00 WIB
perlu Tahu, Ini 2 Cara Bernapas yang Benar Demi Kesehatan Tubuh

perlu Tahu, Ini 2 Cara Bernapas yang Benar Demi Kesehatan Tubuh

himedik.com - Bernapas adalah proses pertukaran udara yang melibatkan organ tubuh bagian paru-paru, diafragma dan otot interkostal. Bernapas juga merupakan respons alami tubuh manusia.

Jika seseorang bernapas, diafragma berkontraksi dan bergerak ke bawah. Proses ini meningkatkan ruang di rongga dada, memungkinkan paru-paru mengembang dan terisi udara.

Selain itu, diafragma rileks untuk mengurangi ruang di rongga dada. Kondisi ini menyebabkan paru-paru mengempis dan mengeluarkan udara.

Meskipun bernapas adalah proses alami, beberapa orang mungkin terkejut mengetahui bahwa ada cara yang benar dan salah untuk bernapas.

The American Lung Association (ALA) memberikan saran berikut tentang cara bernapas yang benar.

Ilustrasi bernapas, tarik napas dalam. (Shutterstock)
Ilustrasi bernapas, tarik napas dalam. (Shutterstock)

1. Bernapas melalui hidung

Bernapas melalui hidung bisa memperlambat napas dan membuat paru-paru bekerja lebih efisien. Cara ini juga memfasilitasi asupan oksida nitrat, yang membantu transportasi oksigen ke seluruh tubuh.

Bernapas melalui hidung juga memungkinkan lubang hidung untuk menyaring racun dan alergen dari udara, udara hangat yang terlalu dingin dan melembabkan udara yang terlalu kering.

Namun, bernapas melalui mulut terkadang juga diperlukan bila seseorang berolahraga atau memiliki sinus.

2. Bernapas melalui perut

Baca Juga: Update Corona Covid-19 pada 5 Juni 2020: Kasus di 9 Negara Menurun

Cara yang paling efisien untuk bernapas dengan cara membawa udara ke bawah menuju perut. Saat diafragma berkontraksi, perut mengembang untuk mengisi paru-paru dengan udara.

Pernapasan perut efisien karena menarik paru-paru ke bawah dan menciptakan tekanan negatif di dalam dada. Cara bernapas seperti ini juga membantu membawa udara ke paru-paru.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB