Bibir Membiru Bisa Jadi Tanda Virus Corona Covid-19, Ini Penjelasan Ahli!

Ahli menyatakan bibir membiru bisa menjadi tanda infeksi virus corona Covid-19 yang parah.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:00 WIB
Ilustrasi bibir. (Pixabay/AdinaVoicu)

Ilustrasi bibir. (Pixabay/AdinaVoicu)

Himedik.com - Virus corona Covid-19 menyerang setiap orang dengan cara berbeda-beda. Beberapa orang bisa mengalami gejala ringan dan lainnya menderita parah.

Adapun gejala umum virus corona Covid-19, termasuk batuk persisten, demam tinggi atau sesak napas. Anda juga bisa berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 bila bibir terlihat mengalami perubahan warna, seperti membiru.

Seorang dokter telah memeringatkan seseorang ada kemungkinan terinfeksi virus corona Covid-19 bila bibirnya membiru atau wajahnya membiru.

Menurut Mayo Clinic yang dilansir oleh Express, bibir biru bisa menjadi tanda infeksi virus corona Covid-19 karena pneumonia, yang merupakan komplikasi dari virus tersebut.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

NHS juga menambahkan bahwa kesulitan bernapas bisa menyebabkan bibir biru atau wajah biru. Dalam kondisi ini, seseorang harus mengunjungi dokter untuk mengetahui diagnosis pastinya.

"Tanda dan gejala virus corona Covid-19 bisa muncul 2 hingga 14 haru setelah paparan. Tingkat keparahan gejala Covid-19 bisa berkisar dari ringan hingga parah," kata NHS.

Beberapa orang mungkin hanya mengalami beberapa gejala, sedangkan lainnya mungkin tidak mengalami gejala virus corona Covid-19 apapun.

"Jika Anda memiliki tanda dan gejala Covid-19 darurat, segeralah mencari perawatan medis. Gejala darurat Covid-19 bisa mencakup kesulitan bernapas, nyeri adada, kebingungan dan bibir biru," jelasnya.

Bibir biru sendiri lebih mungkin disebabkan oleh infeksi bila Anda mengalami gejala virus corona Covid-19. Anda lebih mungkin terinfeksi virus Covid-19 bila bibir biru diserta demam tinggi dan batuk.

Beberapa pasien juga bisa mengalami gejala virus corona seperti diare, sakit kepala hingga ruam kulit yang tersebar luas.

Baca Juga: Anak Tidak Mau Pakai Masker? Begini Cara Tepat Membujuknya!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB