Feby Febiola Alami Kerontokan Rambut, Kapan akan Kembali Tumbuh?

Kerontokan rambut merupakan salah satu dari sekian banyak efek samping kemoterapi.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Rabu, 22 Juli 2020 | 14:00 WIB
Feby Febiola idap kista ovarium [Yuliani/Suara.com]

Feby Febiola idap kista ovarium [Yuliani/Suara.com]

Himedik.com - Dari unggahannya di Instagram pada Senin (20/7/2020), Feby Febiola memperlihatkan penampilan terbarunya. Ia memangkas habis rambutnya karena mengalami kerontokan akibat efek samping kemoterapi.

"Jadi ceritanya aku harus melewati enam kali session chemotherapy, udah mulai rontok-rontok, sekalian aja dibondol. Nanti aku ceritain semuanya deh, aku janji," tulis Feby.

Kerontokan rambut merupakan salah satu dari sekian banyak efek samping kemoterapi, sebab prosedur ini memengaruhi sel-sel sehat dan tidak sehat, termasuk sel-sel di folikel rambut yang mendukung pertumbuhan rambut.

Inilah sebabnya mengapa rambut di kepala, bulu mata, alis, dan bagian tubuh lainnya sering rontok selama perawatan.

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Dilansir Medical News Today, rambut rontok mulai terjadi dalam dua minggu perawatan dan menjadi lebih parah selama satu hingga dua bulan.

Rambut tidak mulai tumbuh kembali segera setelah perawatan kemoterapi terakhir karena obatnya perlu waktu untuk benar-benar meninggalkan tubuh dan berhenti menyerang sel yang sehat.

Timeline pertumbuhan rambut setelah kemoterapi

Garis waktu berikut menunjukkan apa yang kebanyakan orang alami setelah kemoterapi:

  • Pada 2 hingga 3 minggu bentuk rambut ringan dan tidak jelas.
  • Kemudian 1 hingga 2 bulan rambut tebal mulai tumbuh.
  • Setelahnya, pada 2 hingga 3 bulan satu inci rambut mungkin tumbuh.
  • Lalu, pada bulan keenam beberapa 2 sampai 3 inci rambut mungkin telah tumbuh.
  • Pada bulan ke-12 Rambut mungkin tumbuh 4 sampai 6 inci dan cukup panjang untuk disisir atau dirapikan.

 

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Beberapa folikel rambut dapat memasuki masa pertumbuhan yang lebih aktif daripada yang lainnya. Akibatnya, panjang setiap helai rambut dapat bervariasi, yang membuatnya sulit dirapikan.

Baca Juga: Peneliti Temukan Cara Cegah Kerontokan Rambut Akibat Kemoterapi

Tapi seiring waktu, rambut akan tumbuh dengan pola yang lebih teratur. Namun, tekstur rambut mungkin berbeda dengan sebelumnya.

Beberapa orang ada yang mengalami 'ikal kemo', yang terjadi ketika rambut yang tumbuh kembali lebih keriting, lebih rapuh, atau lebih sulit diatur dari sebelumnya.

Terkadang, perubahan ini hanya berlangsung sementara. Dalam kasus lain kemungkinan menjadi permanen.

Tidak ada cara untuk memprediksi siapa yang akan mengalami perubahan tekstur setelah kemoterapi, atau perubahannya akan permanen atau tidak.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB