Info

Ada Benjolan Baru di Tubuh, Ini Cara Bedakan Apakah Tumor atau Kanker

Mengetahui apakah benjolan di tubuh adalah tumor atau kanker bisa dilihat dari hal ini.

Yasinta Rahmawati

Ilustrasi kanker kulit. (Shutterstock)
Ilustrasi kanker kulit. (Shutterstock)

Himedik.com - Kanker dan tumor sering dikaitkan jika ada benjolan baru di tubuh. Tetapi bisakah Anda membedakan keduanya? Dokter spesialis anak dr. Mururul Aisyi Sp.A (K) pun menjelaskan secara sederhana.

Ia menyebutkan bahwa tumor merupakan suatu benjolan tidak normal pada tubuh yang sebelumnya tidak pernah ada. 

"Kalau benjolan biasa ya biarkan saja, itu tidak bisa dikatakan tumor. Tapi kalau kita lagi jalan lalu terantuk batu kepala kita, benjol, iya itu adalah tumor. Jadi tumor itu setiap benjolan yang tadinya tak ada," jelas Aisyi dikutip dari webinar bersama Pita Kuning, Minggu (2/7/2020), dikutip dari Suara.com.

Sedangkan kanker, lanjutnya, merupakan tumor yang bersifat ganas. Saat benjolan tidak normal seperti tumor bertambah besar bahkan menyerang jaringan dalam tubuh, maka itu termasuk tanda tumor yang ganas. 

"Tanda ganas, (benjolan) bisa bertambah besar tanpa kendali, bisa menyelusup ke jaringan, bisa menyebar ke tempat yang jauh. Misal sebelumnya tadinya benjol di tungkai lalu bisa ke paru. Itu adalah tanda-tanda ganas," paparnya.

Ilustrasi tumor otak. (shutterstock)
Ilustrasi tumor otak. (shutterstock)

 

Riskesdas Kementerian Kesehatan pada 2018 menunjukan bahwa jumlah pasien kanker di Indonesia mengalami kenaikan sejak 2013.

Sebelumnya sebanyak 1,4 persen dari jumlah penduduk, meningkat jadi 1,8 persen pada 2018, tersebar di 34 provinsi. 

Riset berdasarkan diagnosis dokter itu tercatat bahwa paling banyak pasien kanker berusia 55-64 tahun (4,62 persen) dan usia 45-54 (4,03 persen).

Sedangkan untuk pengobatan, 61,8 peraen di antaranya menjalani operasi, 24,9 kemoterapi, 24,1 persen pengobatan lainnya, dan 17,3 persen pengobatan radiasi atau penyinaran.

(Suara.com/Lilis Varwati)

Berita Terkait

Berita Terkini