Telah Dipakai Beberapa Negara, 4 Obat untuk Perawatan Pasien Covid-19

Lebih dari setengah tahun berlalu, obat pasti untuk virus corona Covid-19 masih terus ditelusuri.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 21:00 WIB
Telah Dipakai Beberapa Negara, 4 Obat untuk Perawatan Pasien Covid-19

Telah Dipakai Beberapa Negara, 4 Obat untuk Perawatan Pasien Covid-19

himedik.com - Sejauh ini, berbagai negara menggunakan beberapa pengobatan untuk memangkas masa pemulihan atau mengurangi keparahan pasien Covid-19 dengan gejala berat. 

Berikut adalah beberapa obat yang disebut bisa merawat pasien Covid-19 dan digunakan berbagai negara, antara lain:

1. Hidroksiklorokuin

Meskipun kontroversial, hidroksiklorokuin masih digunakan di berbagai negara termasuk Brazil dan Indonesia. 

Obat malaria yang satu ini disebut bisa memperpendek masa pemulihan untuk pasien dengan gejala parah. Namun, banyak penelitian menunjukan bahwa obat ini bisa memberikan efek samping.

Dexamethasone alias deksametason disebut bermanfaat bagi pasien Covid-19. (Shutterstock)
Dexamethasone alias deksametason disebut bermanfaat bagi pasien Covid-19. (Shutterstock)

2. Remdesivir

Remdesivir mulanya dikembangkan untuk mengobati Ebola dan sejak itu ditemukan memiliki kualitas antivirus. Penelitian yang didanai pemerintah Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa pasien yang diobati dengan remdesivir pulih lebih cepat.

Hasil dari uji coba awal menunjukkan remdesivir meningkatkan waktu pemulihan untuk pasien virus corona dari 15 hari jadi 11 hari. Obat ini telah diizinkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS untuk penggunaan darurat.

AS sendiri memborong obat ini untuk mengobati pasien Covid-19. Begitupun Korea Selatan yang memilih remdesivir untuk perawatan pasien Covid-19. 

3. Deksametason

Baca Juga: Kurang Tidur Bisa Bikin Kurang Semangat pada Keesokan Hari

Deksametason atau steroid yang digunakan selama beberapa dekade disebut mengurangi kematian pasien Covid-19 dengan ventilator sekitar sepertiga dibandingkan dengan perawatan standar.

Meskipun begitu, Organsasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa penggunaaan deksametason hanya akan berfungsi bagi orang dengan gejala yang parah. Para dokter di Indonesia sudah mulai menggunakan deksametason.

4. Avigan

Avigan sempat disebut presiden Joko Widodo dalam pengobatan virus corona di awal-awal kasus. Obat ini juga telah digunakan di Jepang. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menerima obat ditetapkan negatif dalam waktu yang relatif singkat, selain itu gejala pneumonia juga sangat berkurang.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB