Jumlah Rata-Rata Orang Dewasa Berhubungan Seks selama Setahun, Penasaran?

Pada penelitian ini, rata-rata orang memang melakukan hubungan seks setidaknya sekali dalam seminggu.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 19:00 WIB
Jumlah Rata-Rata Orang Dewasa Berhubungan Seks selama Setahun, Penasaran?

Jumlah Rata-Rata Orang Dewasa Berhubungan Seks selama Setahun, Penasaran?

himedik.com - Sebuah studi tahun 2017 menunjukkan jumlah rata-rata seseorang melakukan hubungan seks selama setahun. Diterbitkan dalam Archives of Sexual Behavior, studi ini mempelajari perilaku seksual lebih dari 26.000 orang mulai tahun 1989 hingga 2014.

Peneliti mempelajari berapa jumlah umumnya seseorang melakukan aktivitas seksual selama setahun. 

Melansir dari Insider, rata-rata orang dewasa berhubungan seks sebanyak 54 kali selama setahun. Rata-rata mereka melakukan hubungan seksual sekali dalam seminggu. 

Sementara pasangan yang sudah menikah, mereka melakukan hubungan seksual 51 kali dalam setahun. Tetapi frekuensinya berubah tergantung usia. 

Umur 20-an dilaporkan berhubungan seks sekitar 80 kali setahun, sedangkan jumlahnya turun menjadi 20 kali dalam setahun pada orang berusi 60-an. 

Penting juga untuk dicatat bahwa seks dalam penelitian ini mengacu pada pengertian luas. Artinya, aktivitas seksual bisa diartikan tergantung persepsi masing-masing di mana tidak selalu berkaitan dengan penetrasi

Pada penelitian ini, rata-rata orang memang melakukan hubungan seksual setidaknya sekali dalam seminggu. Tetapi, peneliti menegaskan bahwa angka tersebut tidak menjadi patokan karena bisa kurang atau lebih. 

Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]

"Saya berkerja dengan bertemu berbagai macam pasangan. Ada yang berpendapat sekali seminggu terlalu sering ada juga yang berpendapat sekali seminggu terlalu jarang," kata Stefani Goerlich, seorang ahli pekerja sosial dan terapis seks berlisensi. 

Menurut Goerlich, setiap pasangan memiiki standar masing-masing untuk intensiatas seksual mereka. 

"Seks itu benar-benar subjektif dan bergantung pada pasangan," kata Christene Lozano, seorang ahli terapi kecanduan seks dan keluarga yang sudah berlisensi. Menurut Lozano, beberapa orang akan tetap merasa puas meski mereka tidak berhubungan seks selama berbulan-bulan. 

Baca Juga: CDC Larang Pemakaian Masker dengan Exhaust, Ini Bahayanya!

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB