Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Tubuh Menggigil, Kok Bisa?

Ahli menjelaskan bahwa tubuh menggigil bisa jadi respons terhadap virus corona Covid-19.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 18 Agustus 2020 | 21:00 WIB
Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Tubuh Menggigil, Kok Bisa?

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Tubuh Menggigil, Kok Bisa?

himedik.com - Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular mempertegas bahwa virus corona Covid-19 tidak hanya menyebabkan batuk persisten, demam tinggi dan sesak napas. Ada respons alami tubuh yang akan muncul akibat virus.

Organisasi itu menjelaskan bahwa virus corona adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit saluran pernapasan bagian atas. Contoh virus corona adalah flu biasa.

Sedangkan dilansir dari Express, virus corona yang menyebabkan pandemi disebut SARS-CoV-2 atau Covid-19 oleh komunitas ilmiah untuk membedakannya dari berbagai jenis virus corona lainnya.

Virus corona Covid-19 bisa menyebabkan tubuh menggigil sebagai salah satu gejala kondisi tersebut. Menggigil bisa dirasakan ketika otot berulang kali mengembang berkontraksi dan pembuluh di kulit mengerut.

Respons tubuh yang tidak disengaja ini adalah reaksi umum terhadap virus. Sensasinya bisa terjadi secara berkala atau mungkin terus-menerus selama jatuh sakit.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Selain itu, beberapa orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 mungkin juga menderita sakit tenggorokan. Gejala lain dari penyakit ini termasuk nyeri otot, pilek, sakit kepala atau nyeri dada.

Jika seseorang khawatir tertular virus corona Covid-19, bisa melakukan pengujian. NHS menegaskan tes usap bisa menentukan seseorang terinfeksi virus corona atau tidak secara akurat.

Karena virus corona itu mudah menular, ada beberapa langkah yang perlu diambil bila dinyatakan positif terkena virus.

Badan kesehatan nasional menyatakan bahwa siapa pun yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 harus mengisolasi diri. Jika Anda positif menunjukkan gejala, harus mengisolasi diri setidaknya selama 10 hari sejak gejala muncul.

Baca Juga: Sudah Pulih, Mantan Pasien Covid-19 Ini Masih Alami Rasa Logam di Mulut

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB