Empat Bulan Sembuh, Mantan Pasien Covid-19 di Hong Kong Kembali Terinfeksi

Pasien Covid-19 Hong Kong dipastikan kembali tertular setelah empat bulan sembuh.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:00 WIB
Empat Bulan Sembuh, Mantan Pasien Covid-19 di Hong Kong Kembali Terinfeksi

Empat Bulan Sembuh, Mantan Pasien Covid-19 di Hong Kong Kembali Terinfeksi

himedik.com - Mantan pasien Covid-19 di Hong Kong mengalami infeksi ulang setelah pulih selama empat bulan. Pasien tersebut merupakan pasien pertama yang dikonfirmasi mengalami penularan berulang.

Melansir dari The Sun, pekerja TI berusia 33 tahun itu mengalami dua gejala infeksi yang berbeda. Pada infeksi pertama yang dikonfirmasi dengan swab pada 26 Maret, ia mengalami batuk, sakit kepala, dan demam.

Ia kemudian dinyatakan kembali terinfeksi sepulang dari Spanyol melalui Inggris pada 15 Agustus. Pada infeksi kedua, pria tersebut tidak memiliki gejala. Hal ini yang menunjukkan bahwa infeksi berulang mungkin lebih lebih ringan daripada infeksi sebelumnya.

Saat para peneliti Hong Kong mengurutkan genom, mereka membuktikkan bahwa ada perbedaan virus penyebab infeksi pertama dan kedua. Dengan begitu, pasien dipastikan kembali tertular, bukan kambuh dari Covid-19.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

"Kasus ini menggambarkan bahwa infeksi ulang dapat terjadi setelah beberapa bulan pemulihan dari infeksi pertama," kata Dr Kelvin Kai-Wang To, pemimpin penelitian di studi Hong Kong.

Menurut Kai-Wang To, kasus pria tersebut menunjukkan bahwa Covid-19 bisa bertahan lama secara global mirip dengan flu biasa. Ia juga menyatakan bahwa kekebalan kawanan atau herd immunity tetap akan sulit menghentikan virus corona Covid-19.

"Temuan kami menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 dapat bertahan dalam populasi manusia global seperti kasus virus corona lain yang terkait flu biasa," kata Kai-Wang To.

"Kekebalan kawanan tidak mungkin dapat menghilangkan SARS-CoV-2, meskipun ada kemungkinan bahwa infeksi berikutnya mungkin lebih ringan daripada infeksi pertama, seperti pada pasien ini," imbuhnya.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB