Lewat Darah, Tes Diagnostik Ini Deteksi Kanker 4 Tahun Lebih Awal!

Kanker dapat dideteksi lebih dini, bahkan sebelum memunculkan gejala.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Selasa, 01 September 2020 | 13:00 WIB
Lewat Darah, Tes Diagnostik Ini Deteksi Kanker 4 Tahun Lebih Awal!

Lewat Darah, Tes Diagnostik Ini Deteksi Kanker 4 Tahun Lebih Awal!

himedik.com - Kasus kematian global akibat kanker sangat mengkhawatirkan. Salah satu faktor utama penyebab hal ini adalah deteksi yang terlambat.

Kanker merupakan kondisi yang menyebar dengan kecepatan tak terkendali. Jadi, intervensi dini adalah satu-satunya cara untuk mengelolanya dan menjinakkan perkembangan kanker di dalam tubuh.

Itulah mengapa ilmuwan dan badan penelitian berupaya menemukan metode diagnostik yang dapat mendiagnosis kanker sejak dini.

Sebuah studi baru-baru ini yang terbit dalam jurnal Nature Communications melaporkan tes darah, yang dikenal sebagai PanSeer, mampu mendeteksi kanker pada 95 persen pasien tanpa gejala sekitar empat tahun sebelumnya, dibandingkan dengan metode diagnostik standar lainnya.

Berdasarkan The Health Site, tes darah ini mampu mendeteksi kanker usus besar, esofagus, hati, paru-paru, hingga perut.

Ilustrasi tes darah. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi tes darah. (Sumber: Shutterstock)

Tes yang masih dalam tahap percobaan ini merupakan secercah harapan baru bagi pasien kanker. Namun, penulis studi berpendapat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencapai opini konklusif tentang keakuratannya.

Cara Kerja Tes PanSeer

Ada 'tanda khas genetik' tertentu yang terkait dengan tumor. PanSeer bekerja dengan mendeteksi tanda ini dalam darah.

Sel tumor melepaskan DNA mereka sedikit demi sedikit dalam aliran darah. Tes ini mencari perubahan kimiawi dalam DNA yang menunjukkan atau berkaitan dengan kanker.

Namun, jika ukuran tumor sangat kecil, jumlah DNA yang dikeluarkannya dalam aliran darah sangat kecil. Inilah saat yang paling sulit untuk melihat perubahan kimianya.

Baca Juga: Diidap Chadwick Boseman, Ketahui Penyebab & Faktor Risiko Kanker Usus Besar

Menurut temuan laporan ini, PanSeer mampu mendeteksi kanker empat tahun sebelum gejala muncul dari sampel plasma darah orang-orang yang belum menunjukkan gejala ini.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB