Agar Terhindar dari Bakteri Salmonella, Begini Cara Cek Kematangan Ayam

Kebanyakan orang tidak mengerti cara memasak ayam yang baik.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Minggu, 06 September 2020 | 07:00 WIB
Agar Terhindar dari Bakteri Salmonella, Begini Cara Cek Kematangan Ayam

Agar Terhindar dari Bakteri Salmonella, Begini Cara Cek Kematangan Ayam

himedik.com - Makan ayam yang belum sepenuhnya matang bisa berisiko bagi kesehatan. Sayangnya, banyak orang yang masih salah dalam menilai kematangan ayam.

Melansir dari Insider, kebanyakan orang memastikan kematangan daging ayam dengan cara memeriksa bagian dalamnya, jika sudah tidak berwarna merah muda maka itu dianggap matang. Tetapi metode populer itu lebih berisiko dan sering kali meninggalkan beberapa patogen. 

Penelitian ini telah diterbitkan jurnal Public Library of Science PLOS ONE.

Ketika para peneliti mencoba metode memasak tersebut di laboratorium. Peneliti menemukan bahwa ayam yang dimasak dengan metode ini masih sering meninggalkan jejak bakteri Salmonella pada ayam. Salmonella merupakan sejenis bakteri yang menyebabkan keracunan makanan.

Bakteri mampu bertahan hidup pada daging bahkan setelah warna daging sudah tidak merah muda. Oleh karena itu, para peneliti mernyarankan untuk memeriksa kematangan dengan dilihat dari tekstur daging bagian dalam.

"Kami terkejut bahwa memastikan kematangan ayam dengan melihat warna ayam masih tidak aman," kata Dr. Solveig Langsrud, penulis utama studi dan ilmuwan senior di Institut Penelitian Pangan, Perikanan dan Budidaya Laut Norwegia.

Ilustrasi mencuci daging ayam mentah. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi mencuci daging ayam mentah. (Sumber: Shutterstock)

Langsrud dan penulis lainnya menyimpulkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk membantu mencegah keracunan makanan. Apalagi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan ada 600 juta kasus keracunan makanan  di seluruh dunia setiap tahun.

"Untuk saat ini, orang yang memasak ayam di rumah harus memastikan bahwa mereka memasak semua sisi daging secara menyeluruh dan merata," kata Langsrud.

"Pertama, konsumen harus memeriksa bahwa semua permukaan daging harusnya sudah matang karena sebagian besar bakteri ada di permukaan. Kedua, mereka harus memeriksa bagian intinya. Saat daging inti berserat dan tidak mengilap, berarti daging sudah aman dimakan," Kata Langsrud.

Baca Juga: Ingin Tahu Tubuh Terinfeksi Virus Corona atau Tidak? Cek Warna Dahak!

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB