Sama-Sama Menular, Ahli Ungkap Perbedaan Mencolok Covid-19, Mers, dan Ebola

Ahli penyakit menular mengungkapkan perbedaan paling mendasar antara Covid-19, Mers, dan Ebola apa saja?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Jum'at, 18 September 2020 | 11:00 WIB
Sama-Sama Menular, Ahli Ungkap Perbedaan Mencolok Covid-19, Mers, dan Ebola

Sama-Sama Menular, Ahli Ungkap Perbedaan Mencolok Covid-19, Mers, dan Ebola

himedik.com - Seorang ahli epidemiologi dan dokter penyakit menular, Katie Passaretti, MD dari Atrium Health mengungkapkan perbedaan Covid-19 dengan penyakit menular lainnya. Dalam hal ini, ia membandingkannya dengan Mers dan Ebola. 

"Ebola dan Mers sangat merusak individu yang terinfeksi, tetapi kami mampu menahan virus tersebut agar tidak menyebar di dalam masyarakat yang lebih luas," kata Katie Passaretti, MD, seperti yang dikutip dari Health.

"Covid-19 tidak terlalu mematikan bagi individu, tapi jelas kami kurang berhasil dalam mengendalikan penyebarannya," imbuhnya. 

Penyebaran yang cepat dalam masyarakat adalah masalah paling utama pada Covid-19. "Covid-19 dapat menyebar dengan sangat mudah di masyarakat, bahkan dari orang-orang  sebelum mereka tahu bahwa mereka memiliki gejala atau tanpa gejala sama sekali," kata Dr. Passaretti. 

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

"Ini benar-benar membutuhkan tanggapan masyarakat untuk mengendalikan penyebarannya, tidak bisa hanya rumah sakit yang berfokus pada pasien dengan gejala yang paling parah," imbuhnya.

Dalam kasus ini, dia mengatakan memakai masker dan tinggal di rumah menjadi hal penting penting untuk menjaga virus tetap terkendali. Sayangnya, praktik yang digunakan untuk mengendalikan wabah Covid-19 tidak diterapkan secara tertib.

"Seiring waktu banyak orang mengalami kelelahan," kata Dr. Passaretti. 

Dokter Passaretti menyatakan bahwa dengan sedikit perubahan perilaku kesehatan, Covid-19 mungkin bisa dikendalikan. Khususnya dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan yang telah dianjurkan. 

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB