Sering Alami Nyeri Punggung Bawah? Kondisi Berikut Bisa Jadi Penyebabnya

Nyeri punggung bawah bisa dirasakan oleh siapa saja, simak berbagai penyebabnya.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Minggu, 17 Januari 2021 | 21:00 WIB
Sering Alami Nyeri Punggung Bawah? Kondisi Berikut Bisa Jadi Penyebabnya

Sering Alami Nyeri Punggung Bawah? Kondisi Berikut Bisa Jadi Penyebabnya

himedik.com - Nyeri punggung bagian bawah memang bisa terjadi pada siapa saja. Setidaknya sekitar 75 persen hingga 85 persen orang mengalami nyeri punggung di beberapa titik dalam hidup mereka. Diperkirakan bahwa nyeri punggung bawah adalah penyebab kecacatan paling umum di seluruh dunia.

Melansir dari Insider, nyeri punggung bawah biasanya disebabkan karena duduk yang terlalu lama.

"Duduk menempatkan diskus lumbal dan struktur lain di punggung nerada dlaam tekanan lebih dari posisi lain seperti berdiri atau berbaring," kata Jeremy James, DC, CSCS, seorang chiropractor yang mengkhususkan diri dalam nyeri punggung kronis dan pendiri FITFOREVER.

"Duduk dalam waktu lama memperburuk kondisi ini," jelasnya.

Meskipun Anda memiliki postur tubuh yang baik, Anda mungkin mengalami nyeri punggung bawah jika Anda tetap duduk dalam waktu lama. Hal ini disebabkan karena tekanan yang diberikan pada otot punggung dan cakram tulang belakang.

Selain duduk terlalu lama, berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab lain dari nyeri punggung bawah, antara lain:

1. Linu Panggul

Nyeri di saraf skiatika  dapat meluas dari tulang belakang ke bagian belakang kaki yang biasanya terjadi di satu sisi tubuh Anda. Mungkin terasa nyeri tumpul atau  seperti sengatan listrik. Penyebab linu pinggul bisa dari hernia diskus, stenosis tulang belakang, atau cedera panggul.


2. Penyakit tulang belakang degeneratif

Meskipun sebenarnya bukan penyakit, kondsi ini terjadi ketika cakram di antara tulang belakang Anda rusak. Nyeri bisa bertambah parah saat Anda duduk dan bisa meluas ke tungkai dan kaki. Penyakit cakram degeneratif dapat disebabkan oleh penuaan, robekan cakram karena olahraga dan aktivitas fisik lainnya.

Baca Juga: 6 Kebiasaan yang Perlu Dihindari Usai Berhubungan Seks

Ilustrasi nyeri punggung (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi nyeri punggung (Pixabay/mohamed_hassan)

3. Stenosis tulang belakang

Kondisi stenosis biasanya terjadi secara bertahap saat tulang belakang Anda menyempit dan menekan sumsum tulang belakang serta memberi tekanan pada saraf. Masalah ini paling sering disebabkan oleh penuaan atau cedera, artritis, hingga skoliosis.

Gejala yang muncul mungkin berupa nyeri, mati rasa, atau kelemahan di punggung bawah.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB