Waspada, Pasangan yang Pernah Selingkuh Berisiko 3 Kali Melakukannya Lagi

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sebelumnya pernah selingkuh akan 3 kali lebih mungkin melakukan selingkuh lagi.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Jum'at, 05 Februari 2021 | 15:00 WIB
ilustrasi ketahuan selingkuh (shutterstock)

ilustrasi ketahuan selingkuh (shutterstock)

Himedik.com - Orang yang pernah melakukan selingkuh lebih mungkin melakukan selingkuh lagi. Ungkapan tersebut mungkin sering Anda dengar di mana selingkuh bisa jadi kebiasaan. Namun bukan sembarang ungkapan, sebab hal itu telah terbukti dalam sebuah penelitian. 

Melansir dari Hello Sehat, sebuah riset dari University of Denver menguji 484 orang (68 persennya adalah perempuan) mengenai hubungan asmaranya. Penelitian ini diterbitkan pada Archieves of Sexual Behavior.

Hasil penelitian teresebut menunjukkan bahwa setidaknya sebanyak 44 persen peserta penelitian mengaku pernah selingkuh melibatkan perasaannya. Beberapa dari mereka bahkan mengakui telah berhubungan seks dengan selingkuhannya tanpa sepengetahuan pasangan.

Selain itu, 30 persen di antara peserta penelitian juga mengakui pernah diselingkuhi oleh pasangan mereka.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang yang sebelumnya pernah selingkuh 3 kali lebih mungkin melakukan selingkuh lagi. Sementara orang yang pernah diselingkuhi dua kali lebih mungkin merasa bahwa pasangan mereka akan kembali selingkuh atau tak setia.

Penelitian lain yang diterbitkan pada tahun 2016 juga menyatakan bahwa 30 persen orang yang pernah selingkuh akan melakukan perselingkuhan kembali. Sementara mereka yang belum pernah selingkuh, kemungkinan selingkuhnya hanya 13 persen.

Peneliti menekankan bahwa untuk menebak perilaku seseorang di masa depan, maka coba tengok perilakunya di masa lalu. Meskipun begitu para peneliti menyatakan bahwa hasil penelitian mereka tidak mutlak karena setiap orang bisa saja kapok telah melakukan perselingkuhan. Namun, Anda perlu menjadikan hasil studi ini sebagai suatu kewaspadaan dalam hubungan. 

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB