Waspada, Stres Masalah Keuangan Berefek pada Kesehatan Fisik di Masa Tua

Penelitian menunjukkan bahwa stres di masa paruh baya bisa berefek pada kesehatan masa tua.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Rabu, 21 April 2021 | 11:00 WIB
Waspada, Stres Masalah Keuangan Berefek pada Kesehatan Fisik di Masa Tua

Waspada, Stres Masalah Keuangan Berefek pada Kesehatan Fisik di Masa Tua

himedik.com - Stres akibat masalah keuangan keluarga di usia paruh baya dikaitkan dengan peningkatan rasa sakit fisik di tahun-tahun berikutnya. Hal ini dinyatakan oleh studi baru baru disusun oleh para ilmuwan Universitas Georgia.

Melansir dari Healthshots, tekanan finansial dapat berdampak langsung pada kesejahteraan mental dan menyebabkan rasa sakit fisik hampir 30 tahun kemudian. Penelitian ini telah diterbitkan pada jurnal Stress and Health.

"Nyeri fisik dianggap penyakit sendiri dengan tiga komponen utama: biologis, psikologis dan sosial," kata Kandauda A.S. Wickrama, penulis pertama dan profesor di Sekolah Tinggi Ilmu Keluarga dan Konsumen.

"Pada orang dewasa yang lebih tua, ini terjadi bersamaan dengan masalah kesehatan lain seperti fungsi fisik yang terbatas, kesepian, dan penyakit kardiovaskular," imbuhnya.

Kebanyakan penelitian tentan nyeri bersifat neurologis, tetapi penting juga untuk menghubungkannya dengan pengalaman keluarga yang terlalu menegangkan seperti masalah keuangan.

"Dr Wickrama dan saya sama-sama tertarik pada konteks di sekitar keluarga dan bagaimana konteks tersebut memengaruhi kesehatan relasional, fisik, dan mental individu dalam keluarga," kata penulis utama Catherine Walker O'Neal, seorang ilmuwan penelitian asosiasi di College of Ilmu Keluarga dan Konsumen.

“Keuangan adalah komponen penting dari pekerjaan kami karena ini merupakan stresor kontekstual yang relevan yang dihadapi keluarga,” imbuhnya.

Ilustrasi masalah keuangan di Pemkot Bekasi. (Shutterstock)
Ilustrasi masalah keuangan di Pemkot Bekasi. (Shutterstock)

Para penulis menggunakan data dari Iowa Youth and Family Project, sebuah studi longitudinal yang menyediakan 27 tahun data tentang keluarga pedesaan dari sekelompok delapan kabupaten di Iowa. Data dikumpulkan secara real-time dari suami dan istri di 500 keluarga yang mengalami masalah keuangan terkait dengan krisis pertanian akhir 1980-an.

Sebagian besar individu sekarang berusia di atas 65 tahun dan pasangan tersebut bertahan dalam pernikahan bahkan sampai 45 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara kesulitan keuangan keluarga di awal 1990-an dan rasa sakit fisik hampir tiga dekade kemudian. Temuan tambahan dari penelitian mereka menunjukkan bahwa kemungkinan besar tekanan finansial memengaruhi rasa sakit fisik, meskipun rasa sakit fisik pada gilirannya dapat memengaruhi tekanan finansial melalui biaya perawatan kesehatan tambahan.

Baca Juga: Ahli Sebut Varian Baru Virus Corona India Kebal dari Vaksin Covid-19

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB