Susu Nabati Atau Sapi, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Baik susu nabati maupun sapi sama-sama punya kelebihan dan kekurangan, mana yang baik buat Anda?

Fita Nofiana
Kamis, 17 Juni 2021 | 21:00 WIB
Susu Nabati Atau Sapi, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Susu Nabati Atau Sapi, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

himedik.com - Mungkin Anda sempat berpikit bahwa susu berbasis nabati seperti susu kedelai hingga almond dianggap lebih sehat daripada sisi sapi. Padahal susu jenis ini kadang tak lebih baik. 

Melansir dari Huffpost, susu yang terbuat dari gandum, almond, biji rami, kacang polong atau kedelai mungkin membuat Anda merasa seperti Anda membuat pilihan yang sehat. Susu jenis ini memang lebih baik bagi Anda yang memiliki alergi sapi perah atau sensitivitas. 

Para ahli mengatakan bahwa ketika memilih antara susu berbasis nabati dan sapi, keduanya tidak lebih baik satu sama lain. Keduanya bisa baik atau buruk bagi Anda, tergantung pada berbagai faktor.

Misalnya, beberapa susu sapi perah menggunakan banyak hormon dalam produksi susu. Beberapa susu berbasis nabati mengemas gula dan karagenan. 

"Semua bentuk susu sapi akan mengandung hormon pertumbuhan alami. Namun beberapa mengandung hormon pertumbuhan sintetis yang dikenal sebagai RGGH atau RBST. Ini berpotensi terkait dengan peningkatan risiko beberapa kondisi, termasuk resistensi antibiotik," kata Dr. Gretchen San Miguel, kepala medis untuk Medi-Weightloss, rantai penurunan berat badan. 

"Namun susu sapi adalah sumber yang sangat baik dari banyak nutrisi, termasuk kalsium, vitamin D, kalium, asam lemak seperti cla dan omega-3, kalium, magnesium dan banyak lagi," imbuhnya. 

Ilustrasi susu (Pexels/cottonbro)
Ilustrasi susu (Pexels/cottonbro)

Sedangkan untuk susu berbasis nabati, beberapa menambah gula dan carragentenan atau bahan yang berpotensi berbahaya.

Jika Anda mencari susu berbasis nabati yang paling sehat, pilih satu tanpa tambahan gula atau aditif. Jika Anda mencari susu sapi yang paling sehat, pilih satu tanpa hormon tambahan.

Jika Anda berusaha menghindari lemak jenuh karena kondisi jantung, maka Anda mungkin perlu menghindari jenis susu susu kecuali skim. Jika Anda mengawasi asupan karbohidrat Anda, susu gandum mungkin bukan pilihan terbaik untuk Anda.

"Fokusnya ada pada dasar susu Anda. Misalnya, beras dan gandum yang memiliki gula atau karbohidrat lebih tinggi di mana terjadi secara alami dan lebih sedikit lemak daripada susu almond," kata Kylene Bogden, seorang ahli diet terdaftar dan penasihat kesehatan.

Baca Juga: Hal Menjijikkan Ini Bakal Terjadi Kalau Tidak Ganti Celana Dalam 2 Hari

Pada akhirnya, setiap opsi susu hadir dengan manfaat dan kelemahan. Ketika Anda mencari pilihan yang paling sehat maka pelajari label produknya.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB