Sempat Heboh, Kenali Terapi Covid-19 aaPRP Diciptakan Dokter Indonesia

aaPRP sempat diklaim aman untuk terapi pasien Covid-19.

Fita Nofiana
Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:30 WIB
Sempat Heboh, Kenali Terapi Covid-19 aaPRP Diciptakan Dokter Indonesia

Sempat Heboh, Kenali Terapi Covid-19 aaPRP Diciptakan Dokter Indonesia

himedik.com - Belakangan, di Indonesia marak diperbincakan tentang terapi aaPRP (autologus activated platelet-rich plasma) sebagai terapi Covid-19. Terapi aaPRP sendiri dikenalkan oleh dokter Karina F Moegni, SpBP, seorang lulusan Universitas Indonesia (UI). Apa, sih, sebenarnya terapi aaPRP itu?

Terapi aaPRP merupakan konsentrat protein dari dalam trombosit manusia. Menurut paparan dokter Karina, terapi ini mulanya dibuat dalam darah pasien yang diambil seanyak 20-25 cc. Kemudian, trombosit dari darah pasien Covid-19 dipisahkan. 

Trombosit darah dari pemisahan di labiratoium kemudian diambil proteinnya yang kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien melalui cairan infus. Keseluruhan proses ini membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam.  Trombosit inilah yang disebut memantu terapi untuk Covid-19. 

Dokter Karina mengklaim bahwa terapi ini aman dilakukan untuk usia berapapun dengan kondisi kesehatan apa pun. Menurutnya keamaman ini disebabkan karena aaPRP didapatkan dari tubuh sendiri dan tidak diproses dengan zat yang berasal dari hewan. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Terapi ini nampaknya mendapatkan dukungan oleh Menteri BUMN periode Oktober 2011-Oktober 2014, Dahlan Iskan. Dukungan tersebut ia tuliskan dalam blog resmi miliknya. 

"aaPRP akan mentasi Covid karena isi trombosit itu mengandung protein anti radang, bakteri, dan protein penumbuh sel baru, itulah yang oleh Karina sebutkan bahwa trombosit seperti apotek besar. Ia menyediakan obat apa saja untuk tubuh kita," catat Iskan dalam blog resmi miliknya yang bertajuk Perjuangan Karina. 

Metode PRP sebenarnya bukan hal baru, sebab sebelumnya juga sempat digunakan dalam berbagai bidang kecantikan, seperti mengatasi kulit keriput, kebotakan, dan hilangkan bekas jerawat.

Meskipun didukung oleh Iskan, para ahli menyarankan untuk tak terburu-buru overklaim terhadap terapi aaPRP. Menurut para ahli, semestinya klaim khasiat terapi aaPRP tidak dipublikasikan ke masyarakat sebelum terbukti kebenarannya secara valid. 

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB