Info

Virus Corona Covid-19 Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Sebabnya

Virus corona Covid-19 bisa meningkatkan risiko penyakit jantung sebagai dampak jangka panjang.

Shevinna Putti Anggraeni

Ilustrasi penyakit jantung. (Arkadia Digital Media/Ema Rohimah)
Ilustrasi penyakit jantung. (Arkadia Digital Media/Ema Rohimah)

Himedik.com - Virus Corona Covid-19 tidak hanya memiliki gejala yang mengkhawatirkan, tetapi juga risiko jangka panjang yang mengkhawatirkan.

Beberapa pasien virus corona Covid-19 tidak memiliki gejala dan ada pula yang mengalami infeksi ringan hingga sedang. Lalu, mereka yang rentan terinfeksi pun bisa mengalami komplikasi virus corona Covid-19 berkepanjangan.

Artinya, virus corona Covid-19 ini adalah penyakit yang sangat tidak terduga. Tidak hanya dalam penularan dan tingkat infeksinya, tetapi juga efek jangka panjangnya.

Dilansir dari Times of India, ada beberapa pasien virus corona Covid-19 yang terus-menerus mengalami gejala atau efek jangka panjang setelah pulih.

Menurut survei tahun 2020 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk pulih dari gejala virus corona Covid-19 dan kembali ke aktivitas harian mereka.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Pada pasien tertentu, virus corona Covid-19 pun bisa menyebabkan gumpalan darah. Gumpalan inilah yang bisa menyebabkan pasien mengalami serangan jantung dan stroke, kerusakan jantung yang disebabkan oleh virus corona Covid-19.

Hal itu bisa terjadi karena virus corona Covid-19 menyebabkan pembentukan gumpalan yang sangat kecil dan menyumbat pembuluh darah kecil di otot jantung.

Penelitian juga menunjukkan bahwa pasien dengan komplikasi virus corona yang lama terus memiliki ukuran pembekuan darah yang lebih tinggi. Kondisi ini bisa menyebabkan gejala, seperti sesak napas, kelelahan dan penurunan kemampuan olahraga.

Sebelumnya, sebuah jurnal dalam Journal of Thrombosis and Harmostasis menemukan bahwa indikasi pembekuan darah lebih tinggi pada pasien dengan sindrom Covid-19 panjang secara signifikan.

Menurut Dr TS Kler, dari Fortis Heart & Vascular Institute, Fortis Memorial Research Institute, Gurugram, virus corona bisa mengakibatkan pembentukan gumpalan di pembuluh darah jantung yang mengakibatkan serangan jantung mendadak. Tapi, hal itu bisa ditangani dengan penanganan yang tepat waktu.

"Setelah terinfeksi virus corona, beberapa pasien berisiko menderita beberapa penyakit jantung setelah 2 hinga 3 bulan. Saya juga mengatakan setiap satu atau dua hari ada pasien usia muda yang menderita penyakit jantung," kata Dr TS Kler.

Bagi mereka yang mengalami nyeri dada setelah sembuh dari virus corona Covid-19 dan sudah pernah menderita penyakit jantung, sebaiknya melakukan pemeriksaan jantung.

Selain itu, Dr Kler juga menyarankan semua orang untuk menjaga fungsi jantung tetap normal, pasien pasca-Covid-19 setelah 2 bulan harus melakukan pemeriksaan jantung secara teratur, olahraga atau melakukan yoga setidaknya setengah jam serta pola makan sehat.

Berita Terkait

Berita Terkini