Info

Jangan Terlalu Lama Duduk di Toilet, Dokter Peringatkan Bahayanya

Hal-hal lain yang harus dihindari adalah mengelap terlalu keras setelah buang air besar, mengabaikan keinginan untuk buang air besar, dan mengejan terlalu keras saat di toilet.

Yasinta Rahmawati

Membawa smartphone ke toilet. (shutterstock)
Membawa smartphone ke toilet. (shutterstock)

Himedik.com - Banyak orang suka menghabiskan waktu di toilet berlama-lama, padahal ada dampak negatif dari kebiasaan tersebut.

Dr Ellie Cannon menyarankan agar tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di toilet, karena dapat menyebabkan wasir atau ambeien.

Ada sejumlah waktu tertentu yang tidak boleh lewati dan tanda-tanda implikasi kesehatan yang perlu diperhatikan.

Ia menyarankan agar tidak menghabiskan lebih dari 10 menit di toilet.

Ilustrasi buang air besar (BAB). (Shutterstock)
Ilustrasi buang air besar (BAB). (Shutterstock)

"Ini tidak baik untuk bagian belakang Anda. Dapat menyebabkan wasir atau ambeien. Pembengkakan yang sangat menyakitkan dan tidak nyaman itu, yang sangat tidak menyenangkan," ujar Ellie.

DIa menambahkan bahwa hal ini terutama harus diperhatikan oleh orang di usia 40-an dan 50-an.

"Jika Anda terlalu lama duduk di toilet, itu menciptakan tekanan di area itu."

Seperti diketahui, wasir, juga dikenal sebagai benjolan yang terletak di dalam dan di sekitar pantat Anda. NHS merekomendasikan daftar hal-hal untuk mencegah tumpukan termasuk tidak menghabiskan lebih banyak waktu daripada yang diperlukan di toilet.

Hal-hal lain yang harus dihindari adalah mengelap terlalu keras setelah buang air besar, mengabaikan keinginan untuk buang air besar, dan mengejan terlalu keras saat di toilet.

Ada juga perubahan gaya hidup yang bisa Anda lakukan untuk mencegah wasir. Ini termasuk minum banyak air, memastikan asupan serat yang baik dalam diet Anda, olahraga teratur dan mengurangi alkohol dan kafein.

Setelah seorang mengembangkan wasir, NHS menyarankan hal-hal untuk dicoba yang dapat membantu meringankan ketidaknyamanan, mulai dari minum parasetamol dan mandi air hangat hingga mendorong tumpukan kembali ke dalam dengan lembut.

(Suara.com/Bimo Aria Fundrika)

Berita Terkait

Berita Terkini