Manfaat Daun Salam, Tak Cuma Menyedapkan Masakan
himedik.com - Daun salam sering digunakan sebagai rempah tambahan agar masakan lebih harum, bebarengan dengan bumbu dapur lainnya. Namun tahukah Anda? Daun salam memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Selain dijadikan bumbu tambahan, daun salam bisa digunakan sebagai obat herbal. Caranya dengan direbus selama kurang lebih lima menit, kemudian air rebusan itu diminum selagi hangat.
Dihimpun dari Dailypost.id---jaringan Himedik.com, untuk mendapat manfaat maksimal dari konsumsi air rebusan daun salam ini, Anda bisa meminumnya sebanyak tiga kali seminggu.
Berikut manfaat daun salam untuk kesehatan, antara lain:
Mengonsumsi air rebusan daun salam bisa meningkatkan fagositosis dalam darah dan leukosit yang mengaktifkan respon imun tubuh.
Daun salam memilikikandungan beta-ocimene, 1;8-cineol, alfa-pinen, dan beta-pinen. Kandungan tersebut tersebut terbukti menghambat replikasi virus SARS-CoV dan Herpes Simplex Virus.
Sebuah setudi menemukan bahwa daun salam memiliki sifat anti serangga dan bisa mencegah gigitan nyamuk.

Kandungan 1,8-cineol pada daun salam diduga sebagai penyebab daun salam memiliki khasiat antibakteri dan antijamur. Ha ini telah teruji pada Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus intermedius.
Daun salam dipercaya bisa meningkatkan fungsi reseptor insulin dan mengontrol kadar gula darah.
Baca Juga: 200 Ribu Lebih Kematian Bisa Dicegah Jika Masyarakat Perkotaan Bersepeda
Daun salam mengandung zat bernama linalol yang mampu menurunkan hormon stress dalam tubuh. Zat ini biasanya banyak terkandung di dalam aromaterapi.
Membilas rambut dan memijat kepala dengan air rebusan daun salam dipercaya bisa mengatasi ketombe dan memperkuat folikel rambut agar tidak mudah rontok.
Daun salam memiliki kandungan flavonoid yang bermanfaat untuk mengurangi kadar asam urat dalam darah.
Ekstrak daun salam terbukti memiliki efek antiradang atau antiinflamasi pada tubuh, bahkan dalam waktu 5 jam setelah dikonsumsi. Sebagai efek lanjutan dari antiinflamasi, daun salam juga terbukti meredakan nyeri.
Kandungan flavonoid dan antioksidan tinggi dalam daun salam menunjukkan khasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Bahkan, daun salam juga meningkatkan kandungan kolesterol baik dalam darah.
Ekstrak daun salam menunjukkan kandungan antioksidan yang sangat tinggi dan bermanfaat banyak bagi tubuh manusia, seperti melawan radikal bebas dan mencegah penuaan.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di PubMed NCBI tahun 2002 menunjukkan bahwa daun salam memiliki efek antikonvulsan atau bisa digunakan untuk meredakan kejang.