Efektifkah Suntikan Booster Moderna untuk Lawan Varian Omicron?

Penelitian menemukan suntikan booster vaksin Moderna efektif untuk menangkal varian Omicron.

Shevinna Putti Anggraeni
Kamis, 23 Desember 2021 | 09:00 WIB
Efektifkah Suntikan Booster Moderna untuk Lawan Varian Omicron?

Efektifkah Suntikan Booster Moderna untuk Lawan Varian Omicron?

himedik.com - CEO BioNTech, perusahaan Jerman mendukung pembuatan vaksin Covid-19 mRNA, mengingatkan bahwa suntik vaksin Covid-19 saja mungkin tidak cukup melindungi diri dari varian Omicron.

Ugur Sahin, mengatakan bahwa semua orang harus sadar bahwa masih bisa menularkan virus corona Covid-9 ke orang lain meskipun sudah 3 kali vaksin Covid-19.

Tapi, Sahin mengatakan data awal dari Inggris dan Afrika Selatan memberikan informasi yang meyakinkan mengenai vaksin Covid-19 untuk melindungi diri dari varian Omicron.

Penelitian baru dari Afrika Selatan, yang pertama kali mendeteksi varian Omicron mengatakan bahwa dua dosis vaksin Pfizer menawarkan efektivitas 70 persen dalam mencegah rawat inap.

"Tapi, efektivitas vaksin Pfizer itu akan menurun seiring waktu, sehingga kurang kuat melawan varian Omicron. Saya mengatakan hal ini karena melihat kenyataan, bukan hanya berdasarkan data pada laboratorium," kata ahli imunologi dari Jerman itu, dikutip dari Euro News.

Ilustrasi vaksin Covid-19 [Foto: Antara]
Ilustrasi vaksin Covid-19 [Foto: Antara]

Sahin pun menekankan pentingnya tes Covid-19, terutama bagi orang tua selama musim dingin untuk mendeteksi infeksi lebih cepat. Selain itu, pemakaian masker juga sangat penting untuk mengendalikan seberapa cepat penularan varian Omicron tersebut.

Perusahaan Jerman juga sudah merancang vaksin Covid-19 khusus varian baru virus corona Covid-19 tersebut. Vaksin Covid-19 baru ini menggunakan protein lonjakan varian Omicron dan 32 mutasinya sebagai antigen.

"Kami memiliki target harus bisa mendistribusikan vaksin Covid-19 khusus varian Omicron ini pada Maret 2021 mendatang," kata Sahin.

Namun, beberapa peneliti justru menyuarakan keprihatinannya tentang efek dari vaksin Covid-19 baru tersebut. Alih-alih meningkatkan kekebalan, vaksin Covid-19 baru ini mungkin nantinya akan menyebabkan risiko lain.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi varian Omicron di 89 negara dan menyebar dengan cepat, bahkan di wilayah yang tingkat kekebalan populasinya tinggi.

Baca Juga: Ratusan Petugas TPST Bantargebang Terinfeksi Covid-19 dari Limbah Masker

Sementara itu, Moderna yang juga memproduksi vaksin Covid-19 mRNA mengatakan bahwa suntikan booster vaksin Covid-19 buatannya bisa melindungi orang dari varian Omicron.

Moderna mengatakan bahwa penelitiannya sejauh ini menunjukkan dosis 50 mikrogram booster vaksin Covid-19 buatannya bisa meningkatkan antibodi 37 kali lipat, dibandingkan dua dosis vaksin Moderna sebelumnya.

Mereka juga mengatkan dosis vaksin Moderna sebesar 100 mikrogram bisa meningkatkan antibodi 83 kali lipat.

CEO Moderna, Stéphane Bancel, mengatakan bahwa data yang ditemukan sejauh ini mengenai vaksin Covid-19 buatannya cukup meyakinkan. Daata ini diperoleh darites laboratorium terhadap 20 orang yang mendapatkan suntikan booster vaksin Moderna.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB