Tanda Kamu Pacaran Sama Penderita Gangguan Kepribadian Ambang, Mereka Takut Ditolak!

Penderita sering berpikiran buruk tentang dirinya sendiri dan kerap menyakiti diri sendiri.

Rosiana Chozanah
Jum'at, 29 April 2022 | 06:00 WIB
Tanda Kamu Pacaran Sama Penderita Gangguan Kepribadian Ambang, Mereka Takut Ditolak!

Tanda Kamu Pacaran Sama Penderita Gangguan Kepribadian Ambang, Mereka Takut Ditolak!

himedik.com - Orang yang mengidap gangguan kepribadian ambang atau boderline personality disorder (BPD) memiliki ketakutan parah terhadap rasa diabaikan, yang membuat mereka kesulitan menavigasi hubungan dengan orang lain.

Konselor kesehatan mental dari Massachusetts, Anthony Smith, mengatakan penyebab rasa takut diabaikan tersebut muncul akibat pengalaman di masa kanak-kanak penderita.

"Mereka mengembangkan kepekaan terhadap perilaku pengabaian dan penolakan, dan menjalani hidup untuk memastikan tidak mengalaminya lagi," kata Smith, dilansir Insider.

Penderita juga sering berpikiran buruk tentang dirinya sendiri dan kerap menyakiti diri sendiri secara verbal maupun fisik.

Ilustrasi pasangan. (pexels/ Timur Weber)
Ilustrasi pasangan. (pexels/ Timur Weber)

Smith mengungkap beberapa tanda seseorang menjalin hubungan dengan penderita BPD:

1. Ketidaksepakatan berubah menjadi pertengkaran besar, lalu meminta maaf

Orang dengan gangguan kepribadian ambang sangat sensitif terhadap penolakan.

Jika perilaku pasangan memicu ketakutan tersebut, maka mereka akan marah. Terlepas dari apakah benar-benar ada ancaman atau tidak.

Penderita BPD bisa berbuat kasar secara verbal maupun fisik sebagai mekanisme koping bawah sadar. Seolah kemarahan tersebut melindungi mereka dapri rasa takut ditinggalkan.

Setelah mereka tenang, penderita akan meminta maaf dari pasangannya. Dinamika tarik-ulur ini dapat bertahan dalam hubungan mereka.

Baca Juga: Tidak Hanya Fisik, Covid-19 Ringan Juga Bisa Menyebabkan Masalah Kesehatan Mental

2. Baik mencintai atau membenci seseorang

Penderita BPD juga menggunakan pemikiran hitam-putih untuk melindungi diri dari perasaan diabaikan atau ditinggalkan.

Jadi, mereka hanya akan menganggap orang-orang di sekitarnya sebagai penjahat atau penyelamat.

Dalam beberapa kasus, penderita BPD mungkin akan melakukan tindakan ekstrem untuk membalas dendam kepada orang yang mereka anggap telah menyakiti.

3. Selalu menganalisis ekspresi dan tindakan orang lain

Kewaspadaan berlebihan atas tindakan orang lain bisa menjadi tanda seseorang memiliki gangguan kepribadian ambang.

Sebab, penderita selalu mencari 'sinyal' apakah pasangan akan meninggalkan mereka atau tidak.

Misalnya, ketika pasangan melamun, penderita BPD mungkin akan merasa dirinya membosankan dan khawatir pasangan akan pergi karena itu kesalahannya.

Akibatnya, mereka akan mengajukan banyak pertanyaan tentang apa yang pasangan pikirkan dan mengapa pasangan bertindak demikian.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB