Dokter Sebut Kasus Campak Meningkat, Orangtua Harus Waspadai 5 Gejala Ini!

Dokter menyarankan orangtua harus mewaspadai beberapa gejala campak pada anak-anak.

Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 31 Mei 2022 | 12:00 WIB
Dokter Sebut Kasus Campak Meningkat, Orangtua Harus Waspadai 5 Gejala Ini!

Dokter Sebut Kasus Campak Meningkat, Orangtua Harus Waspadai 5 Gejala Ini!

himedik.com - Seorang dokter menyarankan semua orangtua untuk mewaspadai gejala campak pada anak-anak di tengah kasus yang meningkat.

Saat ini, kasus campak ini sedang meningkat dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi epidemi campak global di awal bulan Mei 2022.

Vaksin campak pun sangat penting untuk mencegah penyakit dan menurunkan risiko kematian akibat campak.

Dr Stuart Sanders, dari The London General Practice menyarankan semua orang untuk mewaspadai 5 gejala utama campak, termasuk demam terus-menerus atau berkepanjangan, tidak ingin makan atau minum, gejala pernapasan yang parah dan penurunan kesehatan.

Selain itu dilansir dari The Sun, gejala meningitis juga penting untuk diwaspadai, termasuk sakit kepala, leher kaku, muntah dan tidak suka cahaya terang.

Campak [shutterstock]
Campak [shutterstock]

Dr Sanders memperingatkan jika Anda menemukan salah satu dari lima gejala serius ini, Anda harus mengisolasi pasien sampai gejalanya hilang.

Saat ini belum ada obat untuk mengatasi dua kondisi medis tersebut. Tapi, siapa pun yang memiliki kutu harus memastikan mereka minum banyak cairan bersama dengan parasetamol pada interval yang tepat.

Dr Sanders sendiri sudah sering mengingatkan bahwa campak termasuk penyakit yang bisa menyebabkan dampak buruk jangka panjang, bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Awal Mei 2022 ini, Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan bahwa sekitar 73 juta orang di seluruh dunia yang seharusnya sudah mendapatkan vaksin MMR belum memilikinya.

Hal ini berarti masih banyak orang yang bisa berisiko menderita campak. Karena itu, Dr Sanders mengingatkan semua orang untuk mewaspadai epidemi campak secara global, yang mana penyakit ini sangat berbahaya.

Baca Juga: Minum Obat Pencahar Berlebihan Bisa Timbulkan 5 Bahaya Ini

Vaksin MMR, yang melindungi anak-anak dari campak, gondok, dan rubella, telah digunakan selama lima dekade. Tapi, masih banyak orang belum mendapatkannya karena meningkatnya skeptisisme terhadap vaksin.

Vaksinasi pertama biasanya diberikan kepada anak berusia satu tahun. Kemudian, vaksin kedua diberikan pada usia tiga tahun empat bulan.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB