Jarang Tertawa Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Sebabnya!

Orang yang jarang tertawa lebih berisiko menderita penyakit jantung.

Shevinna Putti Anggraeni
Rabu, 10 Agustus 2022 | 06:00 WIB
Jarang Tertawa Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Sebabnya!

Jarang Tertawa Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Sebabnya!

himedik.com - Penelitian dari Jepang pada tahun 2016 menemukan hubungan antara orang-orang yang jarang tertawa dan kaitannya dengan kadar kolesterol mereka.

Setelah mempelajari kesehatan lebih dari 20.000 orang, peneliti menemukan orang yang jarang tertawa lebih mungkin menderita penyakit jantung.

Bahkan setelah mempertimbangkan faktor risiko depresi, BMI, hipertensi, dan lainnya, orang yang jarang tertawa ini 20 persen lebih berisiko menderita penyakit jantung.

Sayangnya, studi di Jepang ini tidak berusaha menjelaskan alasan tertawa berkaitan dengan rendahnya risiko menderita penyakit jantung.

Tapi, tertawa memang memiliki banyak manfaat kesehatan luar biasa yang bisa membantu mencegah penyakit jantung. Pertama, tertawa memiliki efek yang sama dengan latihan kardio.

"Itu membuat jantung Anda terpompa dan membakar jumlah kalori yang sama seperti berjalan. Belum lagi, menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL," kata The Heart Foundation dikutip dari Express.

Ilustrasi penyakit jantung. [Envato]
Ilustrasi penyakit jantung. [Envato]

Satu studi dengan penderita diabetes yang memiliki kolesterol tinggi melihat efek positif ini saat mereka menguji peserta yang tertawa selama 30 menit per hari selama setahun.

Pada akhir tahun, para peserta mengalami peningkatan kadar kolesterol HDL 'baik' sebesar 26 persen. Tertawa juga mengurangi tingkat stres, membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi oleh University of Maryland Medical Center menemukan bahwa pembuluh darah Anda melepaskan nitrat dioksida saat tertawa, yang bertanggung jawab atas efek pelebaran ini.

Oksida nitrat juga terhubung untuk menurunkan peradangan dan mengurangi pembentukan plak di arteri Anda (penumpukan kolesterol dan bahan lain di arteri Anda yang dapat menghentikan darah).

Baca Juga: Akibat Lutut Menekan Dada Saat Berhubungan Seks, Wanita Ini Hampir Meninggal

Tertawa selalu terbukti mendukung orang dengan gejala demensia. Selain sering tertawa, cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol Anda adalah melalui perubahan gaya hidup.

"Untuk mengurangi kolesterol Anda, percobaan untuk mengurangi makanan berlemak, terutama makanan yang disebut lemak jenuh," jelas NHS.

Badan kesehatan memeriksa makanan, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, buah-buahan dan sayuran, nasi merah, roti, dan pasta.

Anda juga harus rutin olahraga intensitas sedang selama 150 menit dalam seminggu. Anda juga harus menghindari merokok, karena itulah penyebab utama LDL "buruk".

Menurut Heart UK, merokok membuat kolesterol LDL lebih lengket sehingga membuat mereka terhubung ke dinding arteri dan menyumbatnya.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB