Pria

Pacar Suka Marah Tanpa Sebab? Mungkin Ini Pemicunya

Hipertiroidisme menjadi pemicu kenapa penderita suka berteriak saat berbicara sehingga terlihat seperti sedang marah.

Dany Garjito | Dwi Citra Permatasari Sunoto

Ilustrasi marah. (pixabay/RyanMcGuire)
Ilustrasi marah. (pixabay/RyanMcGuire)

Himedik.com - Lelah beraktivitas, satu-satunya yang menjadi penyemangat dan kembali segar adalah orang terkasih termasuk pacar. Namun, apa jadinya jika tak ada angin tak ada hujan pacar malah marah-marah tidak jelas?

Bingung, marah, kesal, campur aduk jadi satu hingga tak tahu lagi harus bagaimana. Yang ada di pikiran cuma satu, istirahat, tapi apa daya harus menenangkan dulu pacar yang lagi tidak karuan.

Usut punya usut ternyata marah tanpa sebab itu ada pemicunya lho. Bisa jadi pacar sering marah-marah padahal kamu tidak salah karena dia menderita hipertiroidisme, yaitu kondisi ketika kadar hormon tiroid terlalu tinggi.

Hipertioridisme menyebabkan penderita sulit konsentrasi dan gampang gelisah. Serta menurut Dr. Neil Gittoes, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham, hormon tiroid yang terlalu tinggi juga menjadi alasan kenapa penderita suka berteriak saat berbicara sehingga terlihat seperti sedang marah.

Penyakit ini umumnya sering terjadi pada wanita dan orang dengan kolesterol tinggi. Jadi, sudah tidak penasaran kan kenapa pacar atau istri kamu suka marah tidak jelas?

Ilustrasi marah. (pixabay/Goumbik)
Ilustrasi marah. (pixabay/Goumbik)

 

Selain itu, kurang tidur juga bisa menjadi pemicunya. Menurut psikolog konseling keluarga, Julie de Azevedo Hanks, Ph.D, LCSW, mengatakan bahwa hal yang sering menyebabkan emosi meledak tanpa sadar adalah karena sedang kelelahan atau tidak cukup tidur.

Meski otak tetap bekerja saat kamu terlelap, kurang tidur dapat menyebabkan otak ikut kelelahan sehingga kinerjanya menurun. Kamu akan menjadi sulit berkonsentrasi, bingung, hingga kesulitan menerima informasi baru.

Namun, kalau kamu sering mengabaikan pasangan mungkin itulah alasan dia sering marah-marah. Pasalnya psikolog Rebecca Wong, LCSW, berpendapat bahwa rasa diabaikan atau tidak dipedulikan oleh orang-orang sekitar bisa membuat seseorang jadi mudah marah.

Hmm, manusia rumit juga ya guys. Coba mulai sekarang lebih peduli sama pasanganmu ya supaya dia tidak mudah marah dan ngomel ngga jelas.

Berita Terkini