Pria Memiliki Penglihatan Berwarna Biru Usai Konsumsi Viagra

Diketahui sildenafil dalam viagra dapat menyebabkan perubahan penglihatan sementara.

Yasinta Rahmawati
Minggu, 16 Februari 2020 | 19:00 WIB
Pria Memiliki Penglihatan Berwarna Biru Usai Konsumsi Viagra

Pria Memiliki Penglihatan Berwarna Biru Usai Konsumsi Viagra

himedik.com - Untuk mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi, beberapa pria biasa menggunakan viagra. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, viagra dapat memiliki efek samping. Salah satunya penglihatan berubah menjadi warna biru.

Dilansir dari Live Science, sebuah laporan dalam jurnal Frontiers in Neurology, menggambarkan kasus 17 pria yang mengunjungi rumah sakit di Turki dengan masalah penglihatan bertahan lebih dari 24 jam.

Hal itu terjadi usai mereka meminum sildenafil, bahan aktif dalam viagra.

Masalah yang dilaporkan termasuk penglihatan kabur, sensitivitas terhadap cahaya, penglihatan berkurang dan perubahan persepsi warna, termasuk "penglihatan berwarna biru," efek samping yang dikenal sebagai sianopsia.

Mereka yang menderita sianopsia juga melaporkan "buta warna merah-hijau", di mana warna merah dan hijau menjadi kecoklatan. Padahal, tidak ada pasien yang memiliki riwayat penyakit mata atau buta warna.

Meskipun diketahui bahwa sildenafil dapat menyebabkan perubahan penglihatan sementara, termasuk penglihatan kabur dan sianopsia, efek samping ini biasanya hilang dalam 3 hingga 5 jam. Perubahan penglihatan yang persisten, seperti yang terlihat dalam laporan ini, jauh lebih jarang. 

Ilustrasi viagra. (Shutterstock)
Ilustrasi viagra. (Shutterstock)

Untungnya, masalah penglihatan untuk semua pria yang dijelaskan dalam laporan ini hilang setelah 21 hari.

Semua laki-laki dalam laporan ini adalah pengguna sildenafil pertama kali, dan semuanya mengambil dosis obat yang direkomendasikan tertinggi, 100 miligram. Terlebih lagi, tidak ada laki-laki yang memiliki resep obat.

Tidak jelas mengapa beberapa orang lebih rentan terhadap efek samping persisten dari sildenafil daripada yang lain. Tetapi mungkin tubuh mereka tidak memecah obat dengan sangat efisien, yang dapat menyebabkan konsentrasi tinggi dari obat dalam darah mereka jauh lebih tinggi daripada apa yang terlihat pada pengguna biasa, kata penulis penelitian Dr. Cüneyt Karaarslan.

Baca Juga: Hilangkan 5 Kebiasaan Buruk Ini, Kunci Panjang Umur dan Tubuh Sehat

×
Zoomed
TERKINI
Ada beberapa penyebab kelumpuhan wajah yang perlu Anda ketahui dan waspadai....
pria | 08:00 WIB
Sebelum terjadi saraf kejepit, solusi terbaik melakukan pencegahan....
pria | 07:00 WIB
Ketika kandung kemih terasa penuh dan sudah muncul keinginan buang air kecil, maka sebaiknya segera ke kamar mandi...
pria | 07:00 WIB
Benarkah konsumsi telur dapat meningkatkan risiko mengembangkan bentuk kanker prostat?...
pria | 09:24 WIB
Bahkan kandungannya lebih tinggi tiga kali lipat dibanding testis hewan dan plasenta manusia....
pria | 10:55 WIB