Ditolak Keluarga saat Pulang Kampung, Pria Ini Tenggak Air Detergen

Hal ini dapat menyebabkan keracunan dan memengaruhi banyak organ tubuh.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Kamis, 23 April 2020 | 21:30 WIB
Ditolak Keluarga saat Pulang Kampung, Pria Ini Tenggak Air Detergen

Ditolak Keluarga saat Pulang Kampung, Pria Ini Tenggak Air Detergen

himedik.com - Seorang lelaki berusia 37 tahun asal Blora, Jawa Tengah, sengaja meminum air detergen akibat ditolak keluarganya saat ia pulang kampung ke rumahnya yang berada di Kecamatan Cepu.

Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiyana, mengatakan keluarganya menolak sang pemuda lantaran khawatir membawa virus corona karena pulang dari daerah zona merah, yaitu Surabaya, Jawa Timur.

"Dia punya KTP Surabaya, mau pulang ke Cepu, ditolak keluarga," katanya, dikutip dari Terkini.id, Rabu (22/4/2020).

Tidak hanya meminum air detergen, ia juga menyayat pergelangan tangan kanannya menggunakan silet.

"Dia sekarang dirawat di RSUD dr R Soeprapto Cepu. Dia menderita luka sayatan," sambung Agus

Detergen merupakan produk pembersih kuat yang mungkin mengandung asam kuat, alkali, atau fosfat. Menelannya tentu dapat menyebabkan seseorang keracunan.

Lelaki tenggak detergen (Instagram/Makassar_iinfo)
Lelaki tenggak detergen (Instagram/Makassar_iinfo)

Berdasarkan Medlineplus, keracunan detergen dapat menyebabkan berbagai gejala di banyak bagian tubuh.

"Bahan kimia tersebut dapat menyebabkan luka bakar di bagian belakang mulut dan ke kerongkongan," jelas Jana L. Anderson , dokter pengobatan darurat anak di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota.

Ia menambahkan, detergen juga dapat mengiritasi lapisan perut.

"Itulah sebabnya tubuh biasanya segera memberontak dan orang-orang muntah, karena perutnya terbakar," lanjutnya, dikutip dari Buzzfeed News.

Baca Juga: Viral Vlogger Makan Mi Instan Pakai Detergen, Padahal Risikonya Berbahaya!

Ketika detergen melewati sisa saluran pencernaan, itu dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan diare. Beberapa bahan kimia dapat menekan sistem saraf pusat, menyebabkan kantuk.

Tetapi, kata Anderson, hal yang paling berbahaya adalah ketika seseorang mengirup detergen saat menelan atau muntah, yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan serius.

"Orang juga bisa batuk dan menghirup muntahnya sendiri, yang mengandung deterjen, sehingga bisa masuk ke paru-paru."

Begitu deterjen masuk ke paru-paru, deterjen dapat menyebabkan mengi, batuk, dan gangguan pernapasan akut.

"Apa pun seperti deterjen yang sangat reaktif, atau mengandung surfaktan, akan sangat mengiritasi paru-paru. Jika seseorang sampai pada titik ini, mereka mungkin perlu memakai ventilator."

Dilansir dari Medlineplus, gejala lain dari keracunan detergen secara umum adalah:

  • Luka bakar dan kemungkinan lubang di kerongkongan.
  • Adanya darah di feses
  • Nyeri perut parah
  • Muntah atau muntah darah
  • Tekanan darah rendah yang berkembang pesat
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan tenggorokan

Apabila seseorang mengalaminya, segara mencari bantuan medis. Jangan membuat seseorang muntah kecuali disuruh oleh tenaga medis.

×
Zoomed
TERKINI
Ada beberapa penyebab kelumpuhan wajah yang perlu Anda ketahui dan waspadai....
pria | 08:00 WIB
Sebelum terjadi saraf kejepit, solusi terbaik melakukan pencegahan....
pria | 07:00 WIB
Ketika kandung kemih terasa penuh dan sudah muncul keinginan buang air kecil, maka sebaiknya segera ke kamar mandi...
pria | 07:00 WIB
Benarkah konsumsi telur dapat meningkatkan risiko mengembangkan bentuk kanker prostat?...
pria | 09:24 WIB
Bahkan kandungannya lebih tinggi tiga kali lipat dibanding testis hewan dan plasenta manusia....
pria | 10:55 WIB