Gatot Brajamusti Meninggal akibat Stroke, Mungkinkah Terkait Diabetes?

Gatot Brajamusti memiliki riwayat sakit diabetes sebelum dinyatakan meninggal karena stroke.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 10 November 2020 | 11:00 WIB
Gatot Brajamusti Meninggal akibat Stroke, Mungkinkah Terkait Diabetes?

Gatot Brajamusti Meninggal akibat Stroke, Mungkinkah Terkait Diabetes?

himedik.com - Gatot Brajamusti meninggal dunia ketika masih menjalani masa hukuman di Lapas Cipinang pada Minggu (8/11/2020) sore. Aktor lawas itu meninggal akibat stroke di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta Timur.

Sebelum meninggal dunia, Gatot Brajamusti juga mmeiliki riwayat penyakit diabetes. Suci Patia, anak Gatot Brajamusti mengatakan ayahnya memiliki kadar gula tinggi dalam tubuh.

"Punya diabetes, sakitnya sudah lama," kata Suci Patia saat dihubungi awak media, Minggu (8/11/2020).

Ternyata riwayat diabetes yang dimiliki Gatot Brajamusti ini termasuk salah satu faktor penyebab stroke. Menurut America Dabetes Association dilansir dari Alodokter, orang yang menderita diabetes memiliki risiko 1,5 kali lebih besar terserang stroke.

Diabetes bisa menyebabkan stroke bila gula darah tidak terkontrol dengan baik. Kadar gula yang terlalu tinggi dalam darah bisa menyebabkan terbentuknya sumbatan dan deposit lemak di pembuluh darah.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Saat pembuluh darah tersumbat, suplai oksigen dan darah ke otak akan terganggu sehingga terjadilah penyakit stroke.

Risiko terjadinya stroke akan semakin tinggi jika penderita sudah berusia di atas 50 tahun, memiliki kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, jarang olahraga, obesitas dan memiliki riwayat penyakit jantung.

Gejala stroke pada penderita diabetes

Berikut ini gejala stroke pada penderita diabetes, termasuk:

1. Wajah menurun satu sisi

Baca Juga: Tingkat Kematian Pasien Covid-19 pada Maret Lebih Tinggi Dibanding Sekarang

Penderita stroke akan mengalami kelemahan atau kelumpuhan satu sisi wajah, sehingga kelopak mata dan sudut bibir menurun.

2. Kelemahan anggota gerak

Penderita stroke juga bisa mengalami kelemahan atau kelumpuhan lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh.

3. Kesulitan bicara

Stroke bisa membuat penderita mengalami kesulitan bicara atau tidak bisa berbicara sama sekali. Selain itu, mereka juga mungkin mengalami gangguan kesadaran, sakit kepala berat, kehilangan kesimbangan, gangguan penglihatan dan mengompol akibat inkontinensia urine.

 
×
Zoomed
TERKINI
Ada beberapa penyebab kelumpuhan wajah yang perlu Anda ketahui dan waspadai....
pria | 08:00 WIB
Sebelum terjadi saraf kejepit, solusi terbaik melakukan pencegahan....
pria | 07:00 WIB
Ketika kandung kemih terasa penuh dan sudah muncul keinginan buang air kecil, maka sebaiknya segera ke kamar mandi...
pria | 07:00 WIB
Benarkah konsumsi telur dapat meningkatkan risiko mengembangkan bentuk kanker prostat?...
pria | 09:24 WIB
Bahkan kandungannya lebih tinggi tiga kali lipat dibanding testis hewan dan plasenta manusia....
pria | 10:55 WIB