DKT: Pria Perlu Berpartisipasi Penuh pada Program Keluarga Berencana

DKT bersama BKKBN menyebutkan bahwa pria musti berpartisipasi pada pengendalian kelahiran dengan menggunakan kontrasepsi.

Fita Nofiana
Selasa, 15 Juni 2021 | 10:30 WIB
DKT: Pria Perlu Berpartisipasi Penuh pada Program Keluarga Berencana

DKT: Pria Perlu Berpartisipasi Penuh pada Program Keluarga Berencana

himedik.com - Pengendaliankelahiran sering kali hanya diberatkan pada kesuburan perempuan. Padahal persoalan kontrasepsi atau program KB juga perlu peran laki-laki. 

Sayangnya menurut Rilis DKT Indonesia, peran pria terhadap program KB masih sangat minim. Hal itu terbukti hanya 3,12 persen laki-laki menggunakan kondom dan 0,5 persen yang melakukan vasektomi untuk program perencanaan keluarga.

Melihat pentingnya hal tersebut, DKT Indonesia sebagai organisasi swasta yang berfokus kepada kesehatan reproduksi dan Keluarga Berencana terbesar di Indonesia bersama dengan BKKBN menginisiasi kampanye 'Pria Ber-KB Itu Keren!'.

Ilustrasi keluarga berencana. (shutterstock)
Ilustrasi keluarga berencana. (shutterstock)

"Selama ini, kita menyadari bahwa KB identik dengan perempuan. Padahal, tanggung jawab untuk merencanakan keluarga, menjaga kesehatan reproduksi, merupakan peran dari kedua belah pihak, suami dan istri," ujar President Director DKT Indonesia, Juan Enrique Garcia dalam rilis.

"Untuk itu, dengan adanya kampanye edukasi 'Pria Ber-KB Itu Keren!', kami berharap dapat menarik kesadaran pria lebih banyak lagi di Indonesia yang mau ikut KB," imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Seksi Peningkatan Partisipasi KB Pria BKKBN, dr. Raymond Nadeak, M.H. (Kes) lebih lanjut menjelaskan bahwa partisipasi pria dalam program KB di Indonesia mengalami peningkatan yang lambat dari tahun ke tahun.

Hal ini tentu disebabkan oleh berbagai faktor, seperti akses ke pelayanan kesehatan, tatanan sosial, serta rumor negatif tentang penggunaan kontrasepsi untuk pria.

"Rumor negatif seperti pakai kondom tidak enak, vasektomi dapat menghilangkan kejantanan hingga menimbulkan disfungsi ereksi, sangatlah tidak benar di masyarakat. Untuk itu BKKBN telah melakukan berbagai kegiatan komunikasi dan informasi antara lain sosialisasi dan juga webinar untuk menguatkan kelompok KB Pria di masyarakat," ujar dokter Raymond

×
Zoomed
TERKINI
Ada beberapa penyebab kelumpuhan wajah yang perlu Anda ketahui dan waspadai....
pria | 08:00 WIB
Sebelum terjadi saraf kejepit, solusi terbaik melakukan pencegahan....
pria | 07:00 WIB
Ketika kandung kemih terasa penuh dan sudah muncul keinginan buang air kecil, maka sebaiknya segera ke kamar mandi...
pria | 07:00 WIB
Benarkah konsumsi telur dapat meningkatkan risiko mengembangkan bentuk kanker prostat?...
pria | 09:24 WIB
Bahkan kandungannya lebih tinggi tiga kali lipat dibanding testis hewan dan plasenta manusia....
pria | 10:55 WIB