Mahasiswa Kedokteran Ini Tewas Kedinginan Setelah Dipaksa Turun dari Bus

Ia dipaksa turun dari bus di tengah hutan dengan suhu -20 derajat Celcius.

Vika Widiastuti | Yuliana Sere
Selasa, 29 Januari 2019 | 07:00 WIB
Ilustrasi hutan dingin. (Unsplash/Andrea Boldizsar)

Ilustrasi hutan dingin. (Unsplash/Andrea Boldizsar)

Himedik.com - Seorang mahasiswa kedokteran tewas akibat kedinginan setelah diduga diturunkan dari bus karena tak membayar ongkos bus.

Iryna Dvoretska (21), wanita asal Ukraina mencoba berjalan lebih dari empat mil ke desa terdekat setelah diturunkan dari bus sekitar pukul 4 dini hari.

Seperti dikutip dari thesun, saat itu suhu berada di angka -20 derajat Celcius. Menurut media setempat, Iryna ingin ke desa asalnya Rudnya-Knochynska untuk mengunjungi ibunya yang sakit di rumah sakit  di Olevsk, Ukraina utara.

Sepanjang jalan dia diminta untuk membayar ongkos 25 hryvnia atau sekitar Rp12 ribu, tetapi saat itu ia tidak membawa cukup uang tunai di tasnya.

Sopir Oleg Zhelinskiy diduga menyuruh Iryna turun di jalan menuju desa tersebut. Diyakini Iryna mulai berjalan di sepanjang jalan dan kemudian mencoba melalui jalan pintas, yakni melewati hutan.

Tubuhnya ditemukan dua hari kemudian oleh ayahnya yang adalah seorang penjaga hutan. Laporan mengatakan, dia rupanya jatuh dalam lubang yang gelap dan tidak bisa memanjat keluar.

Hutan. (pixabay/Free-Photos)
Hutan. (pixabay/Free-Photos)

 

Saudara perempuan Iryna, Natalia mengatakan, "Ibu kami menderita pneumonia dan kondisinya semakin memburuk.

"Iryna ingin naik bus pertama ke Olevsk. Dia terburu-buru dan lupa dompet uangnya."

Bibi Nadiya Typchuk mengatakan, "Sopir memaksanya turun dari bus dan pergi meninggalkannya sendirian dalam cuaca yang sangat dingin dan jauh dari pemukiman penduduk.

Baca Juga: Gara-gara Gigitan Serangga, Kaki Bocah 2 Tahun Ini Terancam Diamputasi

“Iryna ditemukan di lubang oleh ayahnya. Matanya terbuka lebar. Ada ketakutan di dalamnya."

Kerabat korban pun melaporkan supir bus ke polisi. Juru bicara kepolisian, Alla Vashchenko mengatakan, “Sebuah kasus kriminal telah dimulai."

"Menurut pemeriksaan medis forensik, kematian korban disebabkan oleh hipotermia organ dalam. Orang-orang yang terlibat sedang diinterogasi oleh polisi," katanya. 

Zhelinskiy menghadapi ancaman hukuman lima tahun penjara jika terbukti bersalah.

Iryna merupakan siswa tahun keempat di Novograd-Volynsky Medical College. Menurut pengakuan teman sekolahnya, Iryna adalah orang yang ceria dan ramah, bersimpati pada kesedihan orang lain dan bisa berbagi kegembiraan serta kesedihan.

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB