Wanita

Jalani Perawatan Kanker, Wiwi Mengaku Tak Diberi Obat, Apa Bisa Sembuh?

Faktanya, tidak semua jenis kanker disembuhkan dengan obat.

Dinar Surya Oktarini | Dwi Citra Permatasari Sunoto

Ilustrasi kanker payudara. (pixabay/waldryano)
Ilustrasi kanker payudara. (pixabay/waldryano)

Himedik.com - Selasa (05/02/19), Fakultas Kedokteran UGM memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada tanggal 4 Februari dengan mengadakan senam bersama dan Talk Show bertajuk World Cancer Day 2019 I Am and I Will.

Acara talk show tersebut menghadirkan sebanyak 9 narasumber dari kalangan dokter dan seorang perawat onkologi. Acara secara garis besar membedah dua sub tema yaitu kanker pada wanita dan kanker lainnya (paru-paru, usus, dan nasofaring).

Saat sesi tanya jawab, ada seorang peserta bernama Wiwi bertanya mengenai pengobatannya yang katanya tak mendapat obat. Dia bingung, apa bisa sembuh?

Diketahui Wiwi menderita kanker payudara triple-negative. Melansir dari breastcancer.org, kanker payudara triple-negative adalah kanker yang hasil uji tesnya negatif untuk reseptor estrogen, reseptor progesteron, dan kelebihan protein HER2.

Hasil ini berarti pertumbuhan kanker tidak didorong oleh hormon estrogen dan progesteron, atau oleh protein HER2.

Jadi, kanker payudara triple-negative tidak menanggapi obat-obatan terapi hormonal atau obat-obatan yang menargetkan reseptor protein HER2. Sehingga pengobatan lain digunakan untuk mengobati kanker payudara triple-negative.

Para nara sumber. (HiMedik/Citra)
Para nara sumber. (HiMedik/Citra)

 

"Obat disesuaikan dengan subtipe kanker, nah subtipe itu punya karakteristik sendiri," jelas Dr. dr. Artanto Wahyono, Sp.B.

Dokter Johan juga mengungkapkan hal serupa yang mana tak semua pasien kanker mendapat obat untuk penyembuhan.

"Penyakit kanker yang telah terpetakan akan mengarah ke pengobatan individual, jadi tidak semua dapat obat," jelas Dr. dr. Artanto Wahyono, Sp.B.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan mengenai definisi dari kanker payudara triple-negative ini supaya peserta mengerti bahwa pengobatan yang dilakukan dokter sudah sesuai prosedur.

Jadi, para wanita yang menderita kanker payudara sebaiknya ikuti saja pengobatan dari dokter dan tak perlu bingung dengan pengobatan sesama penderita kanker yang berbeda.

Berita Terkait

Berita Terkini